Dinas Sosial Situbondo Buka Layanan Cal Center Pengaduan
BUMIAKTUAL,SITUBONDO – Dana Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementerian Sosial sudah cair, Senin (11/05/2020). Saat itu juga, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Situbondo membuka layanan call center. Tujuannya, untuk menampung pengaduan masyarakat tentang data ganda dan tidak tepat sasaran.
Kepala Dinsos Situbondo, Abu Bakar Abdi menjelaskan, pembukaan layanan call center ditujukan untuk pengaduan masyarakat terkait penerimaan BST. Sehingga penerimaan bantuan pemerintah pusat ini bisa merata. “Jika ada PNS atau orang mampu mendapatkan bantuan sosial lewat bank, desa atau apapun, laporkan saja,” tegas pria yang akrab disapa Abu ini.
Dia menambahkan, cara pelaporannya cukup gampang. Pelapor hanya mengirimkan keterangan yang lengkap dan valid ke nomor WhatsApp 0852-6118-1155. “Jika benar, yang bersangkutan akan langsung dinonaktifkan,” beber Abu.
Sementara itu, Bupati Situbondo, Dadang Wigiarto telah membagikan BLT kepada masyarakat yang sudah terdaftar. Kata dia penerima dipilih langsung oleh Kementerian Sosial. “Ini murni data dari Kementerian Sosial yang diambil dari DTKS. Kami hanya menyalurkan bantuan ini agar sampai kepada yang berhak, sesuai data,” kata Bupati Dadang.
Kata Bupati dua periode itu, akan ada 39 ribu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima bantuan sebesar Rp. 1,8 juta per tiga bulan. Artinya, masing-masing orang akan mendapatkan uang tunai Rp 600 ribu perbulan. Pembagian bantuan tunai itu akan dibagikan hingga 31 Mei mendatang. “Total jumlah itu masih ada tambahan. Kami memperoleh konfirmasi kembali dari Kemensos ada tambahan kuota penerima sekitar 1.500 KK, dan usulan Pemkab Situbondo penambahan kuota sekitar 9.000 KK juga sudah dikabulkan, sehingga total kuota BST dari Kemensos sekitar 50.000 penerima,” pungkasnya. (dra/usy)











