BUMIAKTUAL, SITUBONDO – Polemik Jalan rusak di Dusun Blibis, Desa SIliwung, Kecamatan Panji yang dinilai disebabkan PT Aditya Sinar Pratama Bali menemukan solusi. Sebab, perusahaan yang bergerak di bidang aspal itu berjanji akan melakukan perbaikan jalan yang telah berlubang.
Kesepakatan itu terjadi ketika Komisi III DPRD Situbondo memanggil PT Aditya Sinar Pratama Bali dengan perwakilan masyarakat dan dihadiri oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Rabu (15/07/2020). Bahkan, pertemuan itu menghasilkan dua kesepakatan perjanjian yang ditandatangani kedua belah pihak.
Bashori Shonhaji, Ketua Komisi III DPRD Situbondo membocorkan sejumlah kesepakatan. Pertama, PT Aditya Sinar Pratama Bali sanggup memperbaiki jalan rusak. Selain itu, tidak akan menggunakan kendaraan berat di atas kelas jalan yang telah ditetapkan. “Perjanjian itu telah ditandatangani oleh semua perwakilan yang menghadiri rapat,” kata pria yang akrab disapa Bashori itu.
Dia menegaskan, DPRD Situbondo hanya menjalankan tugasnya. Yaitu menfaslitasi laporan warga, kemudian dipertemukan oleh OPD untuk mendapatkan jalan keluar. “Alhamdulillah, saat ini sudah ada titik terang,” sambung Bashori.
Sementara itu, pelaksana Pihak PT Aditya Sinar Pratama Bali, Putuh Jony menjelasakan, pihak perusahaan akan segera melaksanakan hasil kesepakatan sesuai dengan surat yang telah ditandatangani di komisi III DPRD Situbondo. Bahkan, dia mengaku sudah mulai melakukan renovasi jalan. “Kita sebenarnya telah melakukan perbaikan jalan,” jelasnya.
Perwakilan masyarakat Dusun Blibis, Ustad Zubairi mengatakan, kegelisahan warga sudah difasilitasi oleh DPRD Situbondo. Ia berharap segera ditindaklanjuti oleh Pihak PT Aditya Sinar Pratama Bali dan pihak terkait. “Semoga perbaikan jalan segera dilaksanakan dan juga bermanfaat bagi sekitar,“ ungkapnya.
Ustad Zubairi mengaku akan terus melakukan pemantauan. Jika pihak PT Aditya Sinar Pratama Bali sebagai perusahaan aspal tidak mengindahkan hasil kesepakatan yang tertuang dalam surat, maka masyarakat akan kembali menuntut kembali. (dra/usy)








