BUMIAKTUAL-SITUBONDO – Ketua KPU Situbondo, Marwoto menemukan sejumlah kendala saat bakal calon Bupati-Wakil Bupati Situbondo hendak melakukan tes swab. Sebab, pihak rumah sakit menolak untuk dilakukannya tes PCR karena adanya kesalahpahaman.
Oleh karena itu, Marwoto akan memanggil Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Situbondo ke kantornya. Tujuannya, untuk melakukan kornfirmasi dan melakukan koordinasi dengan IDI Jember, agar kejadian serupa tak terulang lagi. “Agar permasalahan ini selesai, waktunya tinggal satu hari. Besok sudah pendaftaran,” jelasnya kepada Bumiaktual.com, Kamis (03/04/2020).
Ia menambahkan, tempat pemeriksaan swab sudah direkomendasikan di tempat khusus. Untuk Kabupaten Situbondo, Banyuwangi dan Jember dilakukan di Rumah Sakit dr Soebandi dan Jember Klinik. “Ini telah menajadi rujukan, seharusnya tempat itu telah mendapat informasi lebih awal,” jelas pria berkacamata itu.
Ia juga tidak tahu berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mendapatkan hasil Swab PCR. Sedangkan waktu pendaftaran sudah dibuka pada tanggal 4-6 September. “Saya tidak tahu berapa hari atau berapa jam swab akan selesai,” beber Marwoto.
Ia juga menjelaskan, seandainya ada bakal calon bupati – wakil bupati Situbondo yang menunjukkan hasil positif. Maka tidak akan menggugurkan pandaftarannya untuk maju di kontestasi pada 9 Desember mendatang. “Tetap berjalan, tapi yang bersangkutan wajib melakukan isolasi mandiri selama sepuluh hari,” pungkas Marwoto. (dra/usy)














