Bupati Situbondo terima Penghargaan Manggala Karya Kencana

BUMIAKTUAL, SITUBONDO – Meski pernikahan usia di bawah umur di Situbondo masih cukup tinggi, Namun  Bupati Situbondo, Dadang Wigiarto tetap bisa mendapatkan penghargaan Manggala Karya Kencana dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Rabu (02/09/2020).

Teguh Santoso, perwakilan BKKBN Jawa Timur menjelaskan, Bupati Dadang memang layak mendapatkan penghargaan Manggala Karya Kencana untuk kedua kalinya. Sebab, menurut dia, selama ini telah berhasil mengendalikan laju pertumbuhan penduduk. “Angka kelahiran di Situbondo cukup stabil,” jelasnya usai memberikan penghargaan di Pendapa Situbondo.

Ia menambahkan, tugas untuk pemerintahan Situbondo ke depan adalah menekan angka perkawinan di bawah 20 tahun. Sebab, masih banyak anak muda yang menikah di saat belum waktunya. “Angkanya masih 1/5. Kisaran 21 persen,” jelas Teguh Santoso.

Padahal, seharusnya usia menikah pada laki-laki berusia 25 tahun. Sedangkan perempuan berusia 21 tahun. Karena pengaruhnya bukan hanya aspek pendidikan, tapi juga kultur setempat. “Ini mungkin bisa berproses ke depannya,” tutup Teguh Santoso.

Sementara itu, Bupati Situbondo, Dadang Wigiarto menjelaskan, tercatat ada lebih dari 154 ribu pasangan usia subur di Kota Santri, sebanyak 113 ribu telah mengikuti program keluarga berencana. “Sudah 73 persen yang menggunakan akseptor,” jelasnya.

Bupati dua periode itu menambahkan, penghargaan tersebut diberikan untuk mengapresiasi para tokoh masyarakat, mitra kerja, yang telah menunjukkan komitmen dan dukungan serta berjasa dalam program KB.

“Tapi, dengan diberikannya penghargaan ini, bukan berarti pekerjaan sudah selesai. Justru dengan prestasi ini, tanggung jawab semakin besar dan pemicu semangat untuk terus memberikan dukungan terhadap program kependudukan, keluarga berencana,” tutu Dadang. (dra/usy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *