PAPBD Tak Jelas, Ribuan Guru PAUD Terancam Tak Dapat Insentif

BUMIAKTUAL, SITUBONDO – Puluhan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI)  mendatangi Gedung DPRD Situbondo, Jumat (25/09/2020). Mereka resah, khawatir tidak akan mendapatkan intensif tahap kedua. Sebab, PAPBD belum juga rampung.

Ketua Himpunan PAUD Situbondo, Indah Ayuli menjelaskan, dirinya sengaja datang ke kantor DPRD untuk menanyakan kejelasan terkait intensif. Sebab, mereka khawatir tidak akan mendapatkan lagi di tahap kedua. “Jika tidak di dok bulan ini maka akan berpengaruh kepada kesejahteraan guru paud,” imbuhnya.

Indah menambahkan, mengetahui penundaan pengesahan PAPBD dari media sosial. Ia berharap anggota legislatif untuk segera melakukan PAPBD, agar masyarakat Situbondo tidak menjadi korban. “Sehingga ribuan teman teman paud tidak akan menerima isentif,” jelasnya setelah bertemu dengan anggota komisi IV.

Sementara itu, Sekretaris Komisi IV DPRD Situbondo, H Tolak mengaku, akan menyampaikan tuntutan Guru PAUD dan TK kepada masing-masing fraksi, sebagai referensi untuk mempertimbangkan kembali pengesahan PAPBD 2020. “Kedatangan mereka mendadak dan tidak direncanakan sebelumnya. Mereka menanyakan kejelasan insentif yang menjadi hak mereka,” terangnya.

Politisi PKB ini mengaku, memang ada kebuntuan komunikasi antara eksekutif dan legislatif, sehingga pengesahan Perubahan APBD menemukan jalan buntu.”Semoga dengan kedatangan para guru ini, ada komunikasi yang baik antara pemerintah daerah dan pimpinan fraksi, sehingga PAPBD bisa segera disahkan,” tutup H Tolak. (dra/usy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *