BUMIAKTUAL, SITUBONDO – Pemkab Situbondo telah mengagendakan pengiriman air ke delapan kecamatan terdampak kesulitan air minum. Pada Bulan November, ada 160 ribu liter yang akan dibagikan kepada masyarakat secara gratis.
Prio Andoko, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo menjelaskan pihaknya telah menyusun jadwal pendistribusian air ke 18 Dusun terdampak. “Ada dua truk tanki yang akan melakukan pengiriman air bersih. Setiap truk mampu mengirim 5000 liter,” jelas pria yang akrab disapa Prio itu, Jumat (13/11/2020).
Ia menjelaskan, air yang dikirim adalah air layak konsumsi. Tetapi, bagi masyarakat di pedesaan, banyak digunakan untuk kebutuhan mandi atau cuci piring. Sehingga kebutuhan air masih dirasa kurang. “Ya mau bagaimana lagi, tapi kita hanya mampu mengirim sesuai jadwal karena keterbatasan kendaraan dan tenaga,”imbuhnya.
Prio menambahkan, ada beberapa wilayah yang meminta untuk dikirim dua kali dalam sehari. Tapi itu berlaku kepada wilayah terdekat saja. “Kalau di Kecamatan Kedit masih mampu. Tapi kalau sudah di Banyuglugur minta pengiriman dua kali sehari itu kesulitan. Karena jaraknya yang jauh,” tegasnya.
Data yang diterima Bumiaktual.com, delapan Kecamatan yang terdampak kekeringan ialah Kecamatan Arjasa, Mlandingan, Suboh, Kendit, Sumbermalang, Bungatan, Jatibanteng, dan Banyuglugur. Diprediksi pengiriman air akan berlangsung hingga musim hujan bulan Desember nanti. (dra/usy)









