BUMIAKTUAL, SITUBONDO – Masyarakat Situbondo beberapa hari terakhir dihebohkan dengan beredarnya video di media sosial berupa cahaya menyerupai bola jatuh pada malam hari. Diduga lokasinya berasal dari Dusun Karang Kenek, Desa Olean, Kecamatan Kota Situbondo. Kepala Desa setempat menyebut kejadian itu sudah sering terjadi. Itu disebabkan karena adanya aura mistis di wilayahnya.
Ansori, Kepala Desa Olean mengatakan, dirinya telah menerima video berdurasi 26 detik tersebut. Kata dia, gambar yang terekam di video itu ada benda mengeluarkan cahaya berwarna merah seperti meteor. Lokasi jatuhnya ke lokasi wisata Karang Kenek. “Saya dapat dari kiriman warga. Ini masih ditelusuri,” jelasnya, Selasa (05/01/2021).
Ia menambahkan, jatuhnya benda berupa meteor memang sering terjadi di wilayahnya. Oleh karena itu masyarakat setempat sudah terbiasa. Selama ini tidak pernah terjadi kerusakan sama sekali akibat fenomena itu. “Yang sering itu di (Dusun) Karang Kenek dan area pemakaman Pangeran Tunggulangin,” bebernya melalui sambungan teleponnya.
Dia menilai, lokasi Karang kenek memang memiliki dimensi lain. Tempatnya juga dipercaya menjadi area sakral oleh warga setempat. Sejumlah peraturan dan kebiasaan dijalankan oleh warga setempat. “Setiap senin sore dan kamis sore, orang berbondong bondong untuk berdoa di area pemakaman pangeran Tunggulangin,” bebernya.
Tak hanya itu, di Dusun Karang Kenek sendiri, mempercayai jumlah penduduknya maksimal 26 kk. Jika melebihi, maka salah satunya akan terjadi pertanda buruk. Seperti meninggal dunia, atau pergi sendiri karena merasa tidak nyaman. “Tidak boleh lebih dari 26 kk,” imbuhnya.
Saat ini, lokasi karang kenek itu telah disulap jadi tempat wisata. Pengunjung bisa melihat secara langsung suasana tempatnya yang sejuk, tenang tanpa hiruk piruk keramaian. Di sana juga telah dibangun rumah bambu dengan spot selfie menarik.
Wisata itu dibuka setiap hari sejak pagi hingga petang. Biasanya pengunjung wisata berkunjung saat sore hari, sesambil menikmati matahari terbenam. Untuk tiket masuknya hanya dibandrol Rp 5 ribu rupiah untuk orang dewasa. (dra/usy)














