SITUBONDO, BUMI AKTUAL– Bupati Situbondo, drs Karna Suswandi berjanji akan menjadikan ‘Festival Kopi dan Tembakau’ sebagai acara tahunan.
Sebab, kegiatan ini dinilai mampu meningkatkan daya beli masyarakat. Sehingga tahun 2024, pria yang akrab disapa Bung Karna ini akan menggelar acara serupa.
Dalam acara penutupan ‘Festival Kopi dan Tembakau’ Minggu 03 September 2023, Bupati yang akrab disapa Bung Karna tersebut menyebutkan, transaksi keuangan yang terjadi selama pelaksanaan festival kopi dan tembakau mencapai setengah miliar.
“Ternyata, dalam penyelenggaraan festival kopi dan tembakau telah menghasilkan transaksi keuangan sampai setengah miliar,” ujar Bung Karna.
Kata dia, jumlah transaksi sebesar setengah miliar itu belum dihitung secara keseluruhan. Melainkan, hanya transaksi yang dilakukan para pedagang dan UMKM yang ada di area Alun-Alun Situbondo.
“Setengah miliar itu tidak termasuk transaksi buyer di lapangan. Hanya transaksi di Alun-Alun saja,” ungkapnya.
Menjadi wajar, kata Bung Karna, jika ada pedagang yang menginginkan agar Festival Kopi dan tembakau tidak hanya digelar selama dua hari.
Mereka menginginkan agar acara tersebut berlangsung selama dua bulan.
“Saya juga sempat mendengar keluhan para UMKM. Kenapa festival hanya dilaksanakan selama dua hari. Mereka ingin bisa sampai dua minggu bahkan dua bulan,” ucap pria asal Kecamatan Arjasa tersebut.
M Nadi, salah satu pedagang tembakau mengatakan, tembakau miliknya laku hingga bisa mengumpulkan uang Rp 5 juta dalam dua hari selama pelaksanaan Festival Kopi dan Tembakau.
“Acara ini buat saya pribadi sangat menguntungkan. Selain bisa mendapatkan uang juga bisa memperkenalkan tembakau tambeng kepada masyarakat yang datang,” jelasnya. (dra/usy/pro)








