BUMIAKTUAL, SITUBONDO – Perahu motor milik Pak Net, Warga Kilensari Kecamatan Panarukan Kabupaten Situbondo mengalami kecelakaan laut yang sekitar 7 mil dari Perairan Panarukan, Situbondo, akibat diterjang cuaca ekstrem.
Perahu motor yang dinaiki oleh 11 Nelayan asal Kilensari Panarukan tersebut mengalami kebocoran pada bagian lambung akibat dihantam ombak, sebelum kemudian terbalik, Rabu (4/9/2024) malam.
Beruntungnya, 11 Nelayan itu berhasil diselamatkan oleh perahu motor nelayan lainnya, yang melintas di lokasi kejadian, sekitar pukul 23.00 WIB, Rabu (4/9/2024).
“Sebelum ditolong perahu motor Srikandi asal Panarukan yang melintas, saya dan teman-teman terombang ambing sekitar dua jam sembari berpegangan ke perahu kami yang terbalik,” ujar Pak Net, sang nahkoda sekaligus pemilik kapal, Kamis (5/9/2024).
Pak Net mengaku jika perahunya mengalami kebocoran pada bagian lambung karena diterjang ombak atau cuaca ekstrem, sehingga langsung terbalik.
“Saya dan teman-teman berangkat dari pesisir Panarukan. Namun sebelum sampai di lokasi spot ikan, perahu diterjang cuaca ekstrem yang mengakibatkan lambung perahu bocor,” jelasnya.
Kasatpolairud Polres Situbondo, AKP Gede Sukarmadiyasa memastikan bahwa seluruh nelayan yang berada di perahu tersebut berhasil diselamatkan. Sedangkan perahu motornya dibiarkan tenggelam di lokasi kejadian.
“11 nelayan berhasil diselamatkan nelayan lain. Kerugian materi akibat kejadian ini diperkirakan mencapai Rp250 juta,” ungkap Gede Sukarmadiyasa.
Agar kejadian serupa tidak terulang lagi, dia mengimbau para nelayan melakukan ramcek secara rutin perahu motornya, sebelum berangkat melaut mencari ikan.
“Kami juga menghimbau kepada para nelayan untuk membawa life jaket, saat melaut untuk mencari ikan. Mengingat saat ini cuaca ekstrem melanda kawasan perairan Situbondo,” pungkasnya. (inu/usy)








