Kucurkan Rp10 M Anggaran DBHCHT, Pemkab Situbondo Alokasikan untuk Program SEHATI

BUMIAKTUAL, SITUBONDO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo mengalah anggaran Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Rp10 miliar untuk program Situbondo Sehat Gratis atau Sehati.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes Situbondo), dr. Sandy Hendrayono mengatakan, Sehati merupakan program unggulan di bidang kesehatan Bupati Karna Suswandi dan Wabup Nyai. Khoirani. “Anggaran Rp10 miliar dari DBHCHT ini bisa mengcover sekitar enam ribu pasien,” ujarnya, Rabu (23/10/2024).

Dokter Sandy melanjutkan, program Sehati bertujuan memberikan pelayanan kesehatan gratis berbasis KTP elektronik bagi masyarakat Situbondo sesuai standart di fasilitas kesehatan milik pemerintah daerah atau rumah sakit yang bekerja sama.

Menurutnya, ada banyak keunggulan dari program Sehati dibandingkan dengan jaminan kesehatan lainnya. Di antaranya masyarakat kurang mampu tidak perlu mendaftarkan satu keluarga dan tidak perlu membayar iuran rutin tiap bulan, tidak seperti peserta BPJS Kesehatan mandiri yang harus mendaftar satu KK.

“Ada beberapa yang tidak bisa di-cover BPJS Kesehatan, di antaranya kecelakaan tunggal, terjatuh saat melakukan aktivitas non-pekerjaan seperti bersepeda, memancing dan aktivitas harian lainnya,” beber Mantan Direktur RSUD Besuki ini.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Situbondo, masyarakat Situbondo yang memanfaatkan program Sehati sejak tahun 2021 terus meningkat. Pada tahun 2021, pasien pengguna Program Sehati sebanyak 1.907 orang, di tahun berikutnya pada 2022 13.128 orang, dan pada 2023 masyarakat memanfaatkan Program Sehati kembali bertambah, yakni sebanyak 17.715 orang, sedangkan tahun 2024 sampai dengan bulan Juli tercatat 11.342 orang. (inu/usy/pro)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *