BUMIAKTUAL, SITUBONDO – Perjalanan jauh saat mudik sering kali melelahkan. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Situbondo menyediakan 20 masjid ramah pemudik di jalur Pantura.
Tak hanya menjadi tempat istirahat, masjid ini juga menawarkan layanan cek kesehatan dan pijat refleksi gratis bagi para pemudik.
Fajar (33), pemudik asal Bali yang hendak menuju Malang, mengaku sengaja singgah di salah satu masjid ramah pemudik untuk beristirahat.
Setelah merasakan pijat refleksi, ia mengaku kaget dengan fasilitas yang tersedia.
“Saya tidak menyangka ada fasilitas sebagus ini, dan gratis pula. Setelah dipijat dan cek kesehatan, badan terasa lebih segar. Dua jam istirahat di sini sangat membantu sebelum melanjutkan perjalanan,” ujar Fajar yang berangkat bersama istri dan anaknya, Senin (17/3/2025).
Jumlah pemudik yang singgah di setiap masjid bervariasi, mulai belasan hingga lebih dari 30 orang per hari.
Pantauan wartawan Bumiaktual.com, salah satu yang paling ramai adalah Masjid Al Abror, karena lokasinya bersebelahan dengan Alun-Alun Situbondo.
Banyak pemudik yang sengaja mampir untuk sekadar melihat suasana alun-alun sebelum melanjutkan perjalanan.

Selain layanan kesehatan dan pijat, masjid ramah pemudik ini juga menyediakan charging station, tempat tidur darurat, produk oleh-oleh khas Situbondo, hingga takjil gratis menjelang berbuka puasa.
Layanan kesehatan ini didukung oleh tenaga medis dari puskesmas setempat. Secara bergantian,sedikitnya ada dua petugas kesehatan dan terapis pijat bersiaga di setiap masjid.
Masjid ramah pemudik ini akan terus beroperasi hingga arus balik mudik, tepatnya 6 April 2024.
Pemudik yang ingin memanfaatkan layanan ini bisa langsung datang ke salah satu dari 20 titik masjid yang tersebar di jalur Pantura Situbondo.
Bupati Situbondo Yusuf Wahyu Rio Prayogo mengajak para pemudik untuk tidak ragu singgah dan menikmati fasilitas yang telah disediakan.
“Jangan ragu untuk mampir ke masjid ramah pemudik, karena sudah disediakan di 20 masjid yang ada di jalur Pantura. Dari timur ke barat. Juga ada fasilitas pijat gratis,”* ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Situbondo berharap, keberadaan masjid ramah pemudik ini bisa membantu pemudik beristirahat dengan nyaman, mengenal lebih jauh produk lokal Situbondo, serta mengurangi angka kecelakaan di perjalanan.
Jadi, jika melintas di Situbondo saat mudik, jangan ragu untuk singgah di masjid ramah pemudik. Istirahat sejenak, segarkan tubuh, dan lanjutkan perjalanan dengan lebih nyaman. (dra/usy/pro)


