BUMIAKTUAL,SITUBONDO – Serangan Virus Corona yang kian meluas membuat permintaan penyemprotan disinfektan oleh masyarakat kian banyak. Hingga saat ini, sedikitnya 50 pemohon telah menunggu giliran penyemrotan cairan yang diyakini mampu membunuh Virus Korona tersebut.
Petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo dengan menggunakan pakaian khusus langsung mendatangi tempat tempat yang telah mengirimkan surat permohonan, Rabu (25/03/2020). Misalnya ada yang datang ke Rumah Sakit Mitra Sehat di Desa Curah Jeru, Kecamatan Panji, Situbondo. Tujuannya untuk memberi rasa aman bagi pegawai yang bertugas dan masyarakat sekitar.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Situbondo, Priyo Handoko menjelaskan penyemprotan dilakukan berdasarkan permintaan masyarakat yang telah lebih dulu bersurat. “Mereka yang disemprot sudah melakukan permintaan kepada kami sebelumnya,” ujar Priyo Handoko melalui sambungan teleponnya.
Kata dia, untuk layanan penyemprotan, masyarakat cukup melayangkan surat ke kantor BPBD Situbondo yang berada di Jalan Cendrawasih, Kecamatan Situbondo. Lebih tepatnya sebelah timur kantor KPU Situbondo. “Jika sudah mengirimkan surat. Kami atur jadwal kapan akan dilakukan penyemprotan,” kata pria yang akrab disapa Priyo itu.
Dia juga menambahkan, penyemprotan cairan anti virus Corona bersifat gratis. Hingga saat ini ada sekitar 50 surat yang antre di atas meja kerjanya. Artinya, petugas BPBD Situbondo memiliki tugas untuk menyemprotkan cairan antiseptik di berbagai lokasi terpisah. “Petugas kita tidak mencukupi untuk dikerjakan dalam waktu singkat. Jadi mohon bersabar,” pungkas Priyo.
Diperoleh keterangan Bumiaktual, hingga saat ini Kota Santri tidak memiliki pasien positif Corona. Namun, diketahui ada 97 orang masuk dalam kategori orang dalam pemantauan (ODP). Bahkan, ada tiga pasien dalam pengawasan (PDP). (dra/usy)








