BUMIAKTUAL,SITUBONDO – Upaya untuk mencegah penyebaran Virus Korona atau Covid 19 terus dilakukan. Kali ini, Pemkab Situbondo menyemprotkan cairan disinfektan atau antiseptik di pasar hewan Desa Sumberkolak, Kecamatan Panarukan, Situbondo, Sabtu (04/04/2020). Bupati Situbondo, Dadang Wigiarto, juga membagikan masker kepada para pedagang sapi di pasar hewan tersebut.
Kata dia, saat ini pemerintah terus berupaya memutus mata rantai penulran virus mematikan ini. Dia pun meminta kepada pedagang di pasar hewan, agar hidup sehat. Sebab, jika tidak maka dirinya tidak segan segan untuk menutup pasar hewan. “Saya minta kepada para pedagang sapi dan kambing, untuk mematuhi aturan pemerintah, selalu menggunakan masker dan cuci tangan. Kalau tidak mematuhi, kami tidak segan-segan menutup pasar hewan ini, seperti penutupan pasar hewan di Besuki,” kata orang nomor satu di Situbondo itu.
Menurut Bupati Dadang, mencuci tangan dan menggunakan masker, dapat memperkecil resiko penularan virus. Sesekali dia juga mengingatkan kepada pedagang agar untuk menjaga jarak kepada penjual hewan dan calon pembeli. “Minimal jaga jarak satu meter juga penting,” ujarnya.
Sementara itu, Fajar salah satu pedagang sapi asal Kapongan menjelaskan, saat ini pasar sapi yang buka di setiap hari sabtu sudah mengalami penurunan pengunjung. Hal itu dikarenakan pedagang dan pembeli di daerah lain enggan berkunjung lagi ke Situbondo. “Biasanya pembeli dan penjual asal luar kota yang bertransaksi di pasar ini. Tapi sudah dua miggu pasar hewan ini sepi.” Ujar salah satu pedagang sapi itu.
Kata dia, ada sekitar penurunan hingga 50 persen dari total pengunjung. Ini disebabkan pedagang asal luar kota enggan untuk menjual sapinya di Kota Santri. “Mereka engggan lagi karena di beberapa daerah ada yang sudah menjalani karantina lokal. Jadi tak boleh ke luar kota,” pungkas Fajar.
Data yang diperoleh bumiaktual.com, ada delapan warga asal Situbondo yang terkonformasi positif Covid 19. Sedangkan ada sebelas pasien dalam pengawasan dengan rincian sembilan orang rawat inap, satu orang isolasi mandiri dan sisanya dinyatakan sembuh. Lalu ada 187 orang dalam pemantaun. (dra/usy)








