BUMIAKTUAL,SITUBONDO – Sebanyak 20 tim medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Asembagus akan menjalani rapid test . Ini karekan ada Pasien Dalam Pengawasan (PDP) asal Kecamatan Jangkar meninggal dunia di rumah sakit tersebut.
Direktur RSUD Asembagus, Situbondo, drg Sugiyono mengatakan bahwa, seluruh tim medis yang menangani pasien dengan kontak langsung akan dilakukan rapid test. Tujuannya untuk memastikan garda terdepan bebas dari Virus Korona. “Kurang lebih ada 20 orang yang akan dilakukan rapid test,” imbuhnya, Kamis (04/06/2020).
Kata dia, jika hasil tes cepat itu menunjukkan reaksi. Maka secara otomatis tim medis yang bersangkutan akan menjalani isolasi mandiri selama 14 hari. “Akan dilakukan pengambilan sampel Swab juga,” kata drg Sugiyono.
Abu Bakar Abdi, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid 19 Kabupaten Situbondo menjelaskan, Pria berinisial F memiliki penyakit bawaan, yaitu sesak nafas dan jantung. Sehingga otomatis masuk dalam kategori PDP. “Ditambah yang bersangkutan menjalani rapid test dan hasilnya reaktif,” kata Abu.
kata dia, PDP berbeda dengan terkonfirmasi Covid 19. Sebab, orang yang terkonformasi Virus Korona harus melalui tahap Swab. Kemudian sampel Swab dikirim ke labolatorium. “Masyarakat tidak perlu panik. Agar daya tahan tubuh tetap stabil,” Kata pria yang juga menjabat sebagai Plt Kepala Dinas Kesehatan Situbondo itu. (dra/usy)








