BUMIAKTUAL, SITUBONDO – Rencana aksi penjemputan 30 Orang Tanpa Gejala (OTG) yang dikarantina di Hotel Sidomuncul 1, Desa Pasir Putih, Kecamatan Bungatan, gagal. Sebab, Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTTP) Covid-19 Kabupaten Situbondo telah melakukan swab kepada mereka.
Dadang Aries Bintoro, Jubir GTPP Covid-19 Kabupaten Situbondo menjelaskan, mereka adalah warga Desa Tenggir, Kecamatan Situbondo dan Desa Olean, Kecamatan Panji. “Tidak jadi pulang karena sudah dilakukan Swab pada Senin (pagi),” kata pria yang akrab disapa Dadang itu.
Kata dia, dua Kepala Desa (Kades) telah mendatangi tempat karantina. Tapi, setelah berdiskusi dengan GTTP bersama pihak keamanan, menghasilkan mereka untuk tetap tinggal di gedung observasi sampai diperoleh hasil negatif dari test Swab. “Kita akan langsung kirim sampel Swab ke labolatorium Surabaya,” terangnya.
Dadang juga menambahkan, tim tracking juga melakukan uji Swab kepada empat orang warga di Desa Paowan, Kecamatan Panarukan. Tujuannya, agar menentukan hasil Virus Korona di tubuh manusia. “Sepakat bahwa, jika positif Swab maka akan dikarantina,” tegarnya.
Pria yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Kominfo Situbondo menjelaskan, masyarakat Kota Santri untuk menerapkan Protokol Kesehatan di kehidupan sehari-hari. Seperti menggunakan masker, menjaga jarak dan sering mencuci tangan. “Terlebih untuk tidak berada di tempat keramaian,” pungkas Dadang. (dra/usy)








