BUMIAKTUAL,SITUBONDO – Seorang ibu berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) virus corona atau Covid-19 meninggal dunia. Ia berinisial IN (40) warga Kecamatan Situbondo. Almarhumah meninggal dunia setelah menjalani rawat inap di rumah sakit Elizabeth.
IN dimakamkan dengan Protokol kesehatan. Namun, pemakaman dengan protokol kesehatan Covid-19 ini sempat ditolak oleh keluarganya. Baru setelah diberi pengertian oleh Kapolres Situbondo, AKBP Sugandi, akhirnya pihak keluarga menerima pemakaman dengan protokol kesehatan Covid-19. “Saya sengaja terjun langsung ke makam, karena pihak keluarga sempat menolak pemakaman dengan protokol kesehatan Covid-19. Namun, setelah pengertian pihak keluarga menerima proses pemakaman dengan protokol kesehatan,” kata Kapolres Sugandi, Senin (06/07/2020)
IN meninggal dunia di salah satu rumah sakit rujukan Covid 19 milik swasta, Minggu (05/07/2020). Itu setelah IN menjalani rawat inap selama empat hari. Meski meninggal dunia di rumah sakit Elizabeth Situbondo. Namun, pemulasaran jenazah perempuan berstatus sebagai PDP corona tersebut, tetap dilakukan di kamar mayat RSU dr Abdoer Rahem Situbondo, dengan menggunakan protokol kesehatan Covid-19.
Kapolres Situbondo menambahkan, proses pemakaman jenazah berlangsung dengan tertib. Ia juga mengajak masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan di kehidupan sehari-hari. Seperti selalu menggunakan masker jika beraktifitas di luar rumah, menjaga jarak dan menghindari tempat kerumunan.
Data yang diterima oleh Bumiaktual.com, dari keterangan medis petugas rumah sakit Elizabeth Situbondo, almarhumah meninggal dunia dengan status PDP. Selain itu, ibu berinisial ini juga mempunyai penyakit bawaan, yakni penyakit paru-paru. (dra/usy)








