Puluhan Ribu Emak-emak Situbondo Dilatih Pembuatan APD

BUMIAKTUAL, SITUBONDO – Untuk memulihkan perekonomian akibat Covid 19, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertran) Kabupaten Situbondo melatih emak emak untuk membuat Alat Pelindung Diri (APD). Tak tanggung-tanggung, kegiatan itu diikuti oleh 20 ribu peserta.

Muhammad Zaini, Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja Disnakertrans Kabupaten Situbondo mengatakan bahwa, kegiatan ini merupakan pembinaan dan pelatihan ketrampilan kerja bagi tenaga kerja dan masyarakat yang terdampak Covid-19. “Untuk memulihkan perekonomian masyarakat ditengah pandemi Covid-19,” kata Muhammad Zaini, Jumat (06/11/2020).

Ia menambahkan, pelatihan memfokuskan pemuaan masker. Ibu rumah tangga itu langsung dibimbing oleh intruksi ahli berpengalaman. “Pelatihannya akan berlangsung selama lima hari. Tempatnya tersebar di delapan desa,” jelas pria yang akrab disapa Zaini itu.

Lebih lanjut, peserta yang mengikuti pelatihan keterampilan membuat alat penutup hidung dan mulut itu, diprioritaskan untuk warga yang desanya banyak terpapar COVID-19, dan sudah dinyatakan sembuh. “Agar masyarakat desa itu perekonomiannya bisa pulih, maka kami memperioritaskan pelatihan membuat masker di desa tersebut,” jelasnya.

Sementara itu, Ayu (47) salah satu peserta pelatihan pembuat masker mengatakan bahwa, pelatihan membuat masker di desa yang warganya banyak terpapar COVID-19 dan sudah sembuh tersebut merupakan langkah yang tepat untuk memulihkan perekonomian masyarakat yang terpapar COVID-19. “Sangat berguna, sebab masker ini bisa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Tak sedikit juga yang sudah terjual. Lumayan untuk membantu perekonomian,” jelasnya.

Ibu satu anak itu mengaku, permitaan masker di tengah pandemi sangat banyak. Terutama masker kain untuk hijab. Tak hanya itu, dirinya juga mempelajari pembuatan masker yang lagi trending saat ini. “Ada motif baru dari masker. Ternyata pembuatannya tidak susah. Penjualannya laris manis,” bebernya.

Diperoleh keterangan, pembuatan masker dalam jumlah banyak biasanya dibutuhkan lima kelompok. Dalam sehari, bisa membuat 30 hingga 40 masker. Sedangkan harga masker kain bisa mencapai Rp 5 ribu hingga Rp 10 ribu. (dra/usy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *