BUMIAKTUAL, SITUBONDO – Relawan Covid 19 Situbondo tutup usia. Sebab, pria asal Kecamatan Panarukan itu menghembuskan nafas terakhir setelah terkonfirmasi Virus Korona dengan penyakit penyerta, Kamis (12/11/2020). Diketahui, istrinya yang juga berperan sebagai tenaga kesehatan terkonfirmasi Covid 19.
Plt Kepala Dinas Kesehata Situbondo, Akhmad Yulianto menjelaskan, pria berinisial YAP menjalani perawatan medis sejak tanggal 01 November di RS Elisabet, tempat dia menjalani aktivitas pekerjaanya. “Menjalani perawatan hingga 05 November. Kemudian mengajukan pulang paksa,” jelas pria yang akrab disapa Yuli itu.
Setelah diperbolehkan pulang, dua hari kemudian pria asal Kecamatan Panarukan itu kembali menjalani perawatan, tempatnya kali ini di RS Abdoer Rahem (RSAR) Situbondo. Kemudian dilakukan swab, hingga akhirnya tanggal 07 ditetapkan positif Covid 19. “Kemudian meniggal dunia pada 12 November, dengan penyakit penyerta Pneumonia,” beber Yuli.
Pemerintah Kabupaten Situbondo akan mengurus semua biaya isentif dan santunan dari mantan relawan Covid 19 yang meninggal dunia itu. Melalui Dinas Kesehatan Situbondo, semua persyaratan administrasi akan diajukan ke Kementerian Kesehatan RI. Meski jumlah nominalnya belum diketahui. “Dari pemeritah daerah juga dapat santunan,” jelas Plt Kepala Dinkes Situbondo.
Sepak terjang relawan Covid 19 asal Situbondo yang meninggal dunia akibat penyakit Virus mematikan itu layak diapresiasi. Pria 32 tahun itu, pernah menjadi relawan Covid 19 di Rumah Sakit Darurat Corona (RSDC) di Jakarta. Tak berhenti di sana, alumnus Akper Majapahit 2010 itu juga pernah menjadi relawan Provinsi Jawa Timur di RS Lapangan. Kemudian terakhir, yang bersangkutan menjadi relawan covid 19 di Rs Elisabeth. (dra/usy)








