BUMIAKTUAL, SITUBONDO – Pasien covid 19 di Situbondo satu persatu menghembuskan nafas terakhirnya. Kali ini berasal dari keluarga perawat. Seminggu yang lalu, kabar duka ini menimpa anaknya berinisial YAP. Tak lama kemudian sang ibunda menyusul.
Juru Bicara Satgas Covid 19, Dadang Aries Bintoro menjelaskan, sebelum meninggal dunia, wanita berusia 52 tahun itu sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) rujukan Covid 19. Tapi, setelah tiga hari menjalani perawatan di ruangan khusus, korban menghembuskan nafas terakhirnya. “Masuk RS Elisabet tanggal 16 November. Meninggal dunia tanggal 18 November,” jelas pria yang akrab disapa Dadang itu, Kamis (19/11/2020).
Wanita asal Kecamatan Panarukan itu, memiliki penyakit penyerta. Seperti radang paru-paru. Sehingga menyebabkan gagal nafas. “Penyakit bawaan pasien itu Pneumonia,” jelas Dadang.
Kabar duka ini menambah jumlah daftar kematian pasien terkonfirmasi Covid 19. Tercatat, sementara ini ada 73 pasien meninggal akibat penyakit mematikan itu. “Sebelumnya, (12/11) anak korban berinisial YAP yang menjadi perawat juga meninggal dengan status Covid 19,” jelas pria yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Kominfo Situbondo itu.
Data yang diterima bumiaktual.com, istri dari YAP juga terkonfirmasi Covid 19. Beruntung, kondisinya semakin membaik. Dan masuk ke daftar Orang Tanpa Gejala (OTG). “Masih menjalani isolasi mandiri di rumahnya,” tutup Dadang. (dra/usy)








