Nelayan Jangkar Dilaporkan Hilang saat Mancing Ikan di Perairan Sepudi

BUMIAKTUAL, SITUBONDO – Nasib Sumahwi warga Desa/kecamatan Jangkar, Kabupaten Situbondo hingga kini belum juga diketahui.

Nelayan berumur 50 tahun tersebut dilaporkan hilang oleh keluarganya ke Pusdalop Badan Penangggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Situbondo, Kamis 21 Desember 2023 sekitar Pukul  21.00 WIB.

Sumahwi mencari ikan di sekitar Perairan Sapudi Kabupaten Sumenep, Pulau Madura.

Dia menggunakan perahu Payangan warna putih bergaris orange.

“Jadi, hari Senin tanggal 18 Desember 2023 pukul 14.00 Wib Pak Sumahwi  berangkat memancing dari pesisir Jangkar seorang sendiri tanpa membawa Hand Phone,” terang Puriyono, koordinator Pusdalop BPBD Kabupaten Situbondo, Jumat 22 Desember 2023.

Biasanya, setiap tiga hari Sumahwi sudah pulang. Namun, hingga Kamis, 21 Desember 2023 belum juga pulang ke rumahnya.

“Pada Hari Selasa 19 Desember 2023 sekira Pukul 17.00 WIB, Sumahwi bertemu dengan anaknya, Saiful di tengah laut. Saat itu Sumahwi meminta umpan kepada Saiful dan mengatakan akan pulang esok harinya,” jelasnya.

Namun, Rabu pukul 14.00 WIB, saat Saiful yang pulang melaut, dia mengetahui bapaknya ternyata belum juga pulang melaut.

Sehingga, pukul 22.00 WIB, Saiful melakukan pencarian menggunakan perahu fiber miliknya sendiri.

Namun, belum berhasil menemukan korban.

Berlanjut pada hari Kamis 21 Desember 2023 pukul 20.30 WIB istri korban, Bu Misja melaporkan kejadian tersebut kepada anggota Satpolairud dan Pos AL Jangkar.

Mendapat laporan itu, anggota Kecamatan, anggota Polsek , anggota Koramil, Anggota TNI AL Pos Jangkar, Anggota Polair Polres Sit , Anggota Pusdalops BPBD Situbondo beserta anggota Tagana langsung  mendatangi rumah korban untuk mendapatkan informasi terkait kejadian tersebut.

Selanjutnya Anggota Pusdalops BPBD Situbondo berkoordinasi dengan Basarnas Pos SAR Jember dan instansi terkait atas hilangnya Pak Sumahwi untuk berkordinasi dengan Basarnas Pos Sumenep , Satpolair dan Tim SAR Kab. Sumenep.

“Sampai saat ini korban masih belum ditemukan,” kata Puriyono. (dra/usy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *