Stok Pupuk Bersubsidi Bertahan Sampai Juli

Suasana Gudang Penyangga Pupuk Kaltim di Desa Kalibagor, Kecamatan/Kabupaten Situbondo.

BUMIAKTUAL-SITUBONDO, Stok Pupuk bersubsidi di Kabupaten Situbondo aman. Minimal untuk lima bulan ke depan. Kepastian tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP), Ir Sentot Sugiono.

Menurut Sentot, sebanyak 3.777 ton pupuk bersubsidi yang akan didistribusikan ke masyarakat Situbondo ada di Gudang Penyangga Pupuk Kaltim. Dia berjanji, stok tersebut akan segera disalurkan. “Paling lambat dua minggu lagi harus sudah disalurkan ke petani. Yang perlu diingat, Kalau kita menyalurkan pupuk sesuai dengan kebutuhan petani, maka di bulan Juli stok pupuk kita akan habis,” ujarnya,” ujarnya kepada bumiaktual.com (13/01/2020).

Mantan Kabag Ekonomi itu menerangkan, Kabupaten Situbondo tahun ini mendapatkan alokasi 20 ribu ton pupuk bersubsidi dari Kementerian Pertanian. Jumlah tersebut masih sangat jauh dari kebutuhan petani terhadap pupuk subsidi yang mencapai 41 ribu ton pertahun.

Sentot berkomitmen akan bekerja keras agar kebutuhan petani terhadap pupuk bisa terakomodir secara merata. “Kami upayakan kebutuhan pupuk petani tertampung semua dalam e-RDKK (elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok), akhir Februari ini harus sudah disetor ke Kementrian,” sambungnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi II DPRD Situbondo, Hadi Priyanto mengapresiasi langkah Kepala DTPHP yang berencana menyalurkan 3.600 ton pupuk bersubsidi di bulan ini. Tujuanya untuk mengatasi kelangkaan pupuk. “Jadi, pupuk subsidi akan disalurkan, petani mohon bersabar,” sambungnya.

Kepala Gudang Penyangga PT Pupuk Kaltim, Ridwan Ahmad Nuruddin, mengaku siap menyalurkan pupuk bersubsidi bulan ini. Karena stok pupuk di Gudang masih cukup untuk memenuhi kebutuhan yang diminta pemerintah daerah untuk disalurkan pada petani di bulan ini. “Untuk bulan ini kami siap menyalurkan pupuk bersubsidi sebanyak 3.600 ton,” ujarnya. (dra/usi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *