
BUMIAKTUAL,SITUBONDO – Para pendaftar calon Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) terus berdatangan ke Kantor Komisi Pemiluhan Umum (KPU) Situbondo. Selain mengisi formulir secara manual, peserta juga diwajibkan mengisi formulir secara online. Setidaknya hingga hari Minggu (19/01/2020) lembaga penyelenggara pemilu itu telah menerima 52 berkas.
Komisioner KPU Situbondo Divisi Sosialisasi Parmas dan SDM, Imam Nawawi menjelaskan, pendaftaran calon PPK tidak dipungut biaya sepeser pun. Pendaftaran dibuka hingga 24 Januari 2020. “Pendaftaran calon PPK gratis, hanya membawa berkas yang telah disediakan di kecamatan dan juga mengisi formulir online yang telah kami sediakan,” ujar Imam Nawawi kepada bumiaktual.com
Sebelumnya, sebanyak 20 berkas formulir pendaftaran PPK telah disebarkan di seluruh Kecamatan se Situbondo. Tujuannya untuk mempermudah masyarakat melakukan pendaftaran. Namun, calon pendaftar juga bisa mengunduh berkas melalui media sosial KPU Situbondo atau website resmi KPU. “Total jumlah pendaftar sampai hari kedua berjumlah 52 pendaftar,” sambungnya.
Sementara itu, salah satu pendaftar PPK harus memenuhi sejumlah persyaratan. Itu tertuang dalam pengumuman bernomor 24/PP.05.3-Pu/3512/KPU-Kab/I/2020. Yakni, integritas, pribadi yang kuat, jujur, dan adil. Selain itu, calon PPK juga tidak pernah menjadi anggota partai politik paling singkat lima tahun terakhir.
“Bagi masyarakat yang memenuhi syarat, siapa pun itu, kami persilakan mendaftar. Persyaratan umum di antaranya warga negara Indonesia, berusia minimal 17 tahun, setia kepada pancasila dan seterusnya. Kita akan cari yang berintegritas,” katanya.
Tahapan selanjutnya setelah penyerahan berkas pendaftaran, panitia akan melakukan penelitian administrasi kelengkapan persyaratan calon PPK selama dua hari. Jika lolos, calon PPK harus mengikuti seleksi tertulis pada 30 Januari. ”Kita umumkan yang lolos seleksi tertulis. Kemudian kita persilakan masyarakat menanggapi jika ada calon yang dianggap tidak layak menjadi PPK. Jika tidak ada tanggapan, dilanjutkan wawancara,” ujarnya. (dra/usi)








