Harga Cabai Mengganas di Musim Penghujan

BUMIAKTUAL,SITUBONDO – Harga Cabai Rawit melejit satu bulan terakhir. Yang awalnya Rp 30 ribu perkg, kini sudah tembus Rp 75 ribu perkg. Seperti yang terjadi di Pasar Mimbaan Baru, Kecamatan Panji. Hingga Kamis sore (30/01/2020) harganya masih bertahan di angka Rp 70 ribu perkg. Meski demikian, sudah ada penurunan Rp 5000 dibandingkan sehari sebelumnya.

Kiki Nursafiatin (50) salah satu pedagang di Pasar Mimbaan Baru menerangkan, harga cabai rawit masih fluktuatif. Terus mengalami perubahan harga. “Sudah terjadi sejak Desember 2019 harganya turun naik. Diduga akibat musim hujan yang melanda kawasan Jawa Timur,” ungkap perempuan berjilbab tersebut, kepada bumiaktual.com.

Menurut Kiki, harga cabe rawit biasanya hanya di kisaran Rp 30 ribu perkg. Namun, akibat musim hujan, kemungkinan banyak petani cabai yang gagal panen. Sehingga, stok di pasaran sedikit. Jika sudah sedikit, dipastikan akan diikuti dengan kenaikan harga.

Diakui, pelanggan mengurangi jumlah belanjaan karena mahalnya harga cabai rawit. Akibatnya, stok cabai yang dia jual susah untuk habis. Padahal, kondisi cabai rawit cepat membusuk. Jika sudah seperti ini, pedagang mau tak mau harus menanggung kerugian yang tidak sedikit. “Terpaksa setiap hari kita harus memilah cabai yang sudah layu. Tujuannya, untuk menjaga kepercayaan pelanggan,” kata Kiki. (dra/usy)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *