BUMIAKTUAL,SITUBONDO – Wakil Bupati Situbondo, Yoyok Mulyadi meninjau pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Gedung Serba Guna Baluran, Situbondo, Kamis (20/02/2020). Saat diberikan waktu untuk menyampaikan pesan, Wabub meminta agar peserta mengikuti prosedur yang telah diatur oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Pejabat yang kemarin mengenakan batik kuning kunyit tersebut meminta peserta tidak percaya kepada orang yang bisa menawarkan kelulusan CPNS. Wabub Yoyok menegaskan tidak akan ada celah bagi calo untuk bisa menjanjikan peserta lolos tes CPNS. “Sekarang sudah transparan, bahkan nilai bisa langsung diketahui setelah kita selesai mengerjakan soal, tidak ada celah lagi,” kata Wabup saat memberikan arahan kepada peserta CPNS.
Lebih jauh, Yoyok juga menambahkan, yang bisa meluluskan peserta hanyalah diri sendiri. Peserta diminta untuk bisa mempersiapkan diri dengan baik. “Yang bisa meluluskan hanya diri sendiri. Jadi yang siap, belajar, ikuti instruksi, itu yang bisa meluluskan,” katanya.
Wabup meminta kepada siapa pun yang yang menjanjikan bisa meloloskan CPNS untuk segera dilaporkan ke pihak berwajib. “Laporkan kepada yang berwajib jika ada yang menjanjikan ini-itu. Ini sangat dibutuhkan supaya tingkat kesadaran seleksi CPNS ini dilakukan secara transparan, akuntabel, efektif, efisien, cepat, dan objektif,” tuturnya.
Dari total 3.823 pelamar CPNS di Situbondo, hanya akan diambil seratus orang pelamar sesuai ketentuan formasi yang sebelumnya telah diajuakan. Diketahui, ujian CPNS di Kabupaten Situbondo akan terus berlangsung sampai 27 Februari mendatang. Di setiap harinya akan ada empat sampai lima sesi. Setiap sesi akan ada seratus peserta yang mengikuti seleksi. (dra/usy)








