BUMIAKTUAL, SITUBONDO – Penyebaran Virus Corona sudah semakin meluas di berbagai penjuru dunia. Bahkan, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) resmi menyatakan Covid-19 sebagai pandemi global. Oleh karena itu, seluruh pihak dari berbagai aspek harus bekerja sama untuk menahan penyebaran virus, termasuk di tempat umum.
Selain mencuci tangan dengan sabun, meminum jamu, dan rutin berolahraga ada cara lagi untuk mengantisipasi penyebaran virus Covid-19, yaitu membersihkan ruangan publik. Seperti yang dilakukan Polres Situbondo. Lembaga penegakan hukum yang dikomando AKBP Sugandi ini, Sabtu (14/03/2020) melakukan sterilisasi di Terminal Situbondo.
Tak hanya di terminal, seluruh anggota jajaran petugas kepolisian serentak juga membersihkan beberapa fasilitas umum. Seperti kantor pelayanan SKCK, Samsat. Mereka menggunakan peralatan lengkap. Para petugas gabungan menyemprot disinfektan di sejumlah ruangan. Karena dengan cairan itulah virus bisa mati.
AKBP Sugandi, Kapolres Situbondo mengatakan, pihaknya sengaja memerintahkan seluruh jajarannya, bisa memberikan rasa aman kepada masyarakat Kota Santri. “Kami fokuskan ke tempat ruangan dan juga pusat pelayanan masyarakat di Polres Situbondo,” ujar AKBP Sugandi, Minggu (15/03/2020).
Kapolres Sugandi juga mengimbau seluruh masyarakat agar tidak perlu takut berlebihan. Apalagi sampai memborong sembako, masker dan cairan disinfektan. Karena pencegahan cukup dengan menjaga kebersihan diri dan lingkungan, mencuci tangan dan menggunakan masker hanya bagi yang sakit. “Apalagi sampai membuat atau menyebarkan berita hoax. Kami siap menangkapnya,” kata mantan Kapolres Pacitan itu.
Perwira polisi yang baru beberapa bulan bertugas di Situbondo ini akan terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan setempat. Misalnya dengan meminta dinkes untuk menyiagakan alat pendeteksi suhu badan atau thermal scanner, disinfektan dan masker di lokasi publik seperti terminal, pusat perbelanjaan, tempat ibadah, perbankan, kantor pelayanan pemerintah. “Tujuannya agar masyarakat tenang dan menekan resiko penyebaran covid-19,” pungkasnya. (dra/usy)









