Uang Kotak Amal Dicuri Pakai Lidi dan Permen Karet

BUMIAKTUAL,SITUBONDO – Aksi pencurian uang di dalam kotak amal di Masjid Ar Rahmad, Desa Kembang Sambi, Kecamatan Bungatan, Terekam kamera CCTV. Pelaku melancarkan aksinya saat malam hari. Dia tidak merusak kotak amal. Mengambil uang dengan lidi yang ujungnya ditempeli permen karet.

Kejadian pertama kali diketahui takmir masjid. Yakni, ketika melakukan penghitungan uang hasil kotak amal setiap bulannya. Selain nominal uang yang turun drastis sejak bulan Februari, ditemukan juga lidi dan permen karet di dalam kotak amal.

“Dari sana kami curiga dan langsung melihat CCTV. Ternyata benar, ada seseorang yang mengambil uang di kotak amal,” kata Faiq, Takmir Masjid Ar Rahmad kepada bumiaktual.com, Selasa (17/03/2020).

Kata dia, pencuri bertubuh besar itu selalu beraksi pada tengah malam. Sebelum beraksi, pelaku terlebih dahulu berpura-pura tidur di lantai depan masjid. Saat kondisi sudah dirasa sepi, barulah dia melihat isi dalam kotak amal. “Awalnya disenter dulu, kemudian diambil,” imbuh Faiq.

Diperoleh keterangan, pencurian kotak amal masjid yang terletak di jalur pantura Surabaya – Bali bukan hanya sekali terjadi. Selama Bulan Maret ini saja, pelaku telah terekam kamera pengawas sebanyak dua kali. “Sudah dua kali, mirisnya lagi uang yang diambil lembaran Rp 50 ribu dan Rp 100 ribuan,” sambungnya.

Karena kejadian tak ingin terulang, takmir masjid tidak tinggal diam. Mereka memperkecil lubang kotak amal. Tak hanya itu, kasus ini juga dibawa pada pihak berwajib. “Sudah kami laporkan kepada Mapolsek setempat beserta barang bukti CCTV-nya,” pungkasnya.

Kasubag Humas Polres Situbondo, Iptu Nuri menjelaskan, laporan terkait pencurian uang di kotak amal sedang dalam penyelidikan. Dia menambahkan dalam beberapa waktu dekat akan segera menangkap pelaku. “Benar ada laporan itu, saat ini sedang dalam proses lidik. Sabar saja, dalam waktu dekat ini akan kami tangkap agar tidak lagi meresahkan masyarakat,” tutupnya. (dra/usy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *