BUMIAKTUAL,SITUBONDO – Kota Santri telah ditetapkan status siaga darurat Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) oleh Bupati Situbondo. Berbagai cara pun diupayakan pemerintah untuk mencegah menyebarnya wabah virus mematikan ini. Salah satunya adalah penyemprotan disinfektan di kantor lingkup pemkab dan fasilitas umum.
Penyemprotan cairan antiseptik ini langsung dikomando Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo. Petugas menggunakan peralatan lengkap, seperti masker, sarung tangan dan baju khusus. “Saat ini ada 14 titik penyemprotan, mulai dari kantor Organisasi Perangat Daerah (OPD) sampai fasilitas umum,” kata Sekertaris BPBD Situbondo, Budi Narwanto saat melakukan penyemprotan, Selasa ( 24/03/2020).
Kata dia, penyemprotan disinfektan diprioritaskan pada tempat fasilitas umum. Meski begitu, BPBD akan mensterilkan juga semua kantor yang ada di Kota Santri. Tujuannya, mencegah penularan virus mematikan tersebut. “sejumlah perkantoran, terminal, dan pelabuhan kita semprot hari ini, agar masyarakat Situbondo aman dari ancaman virus,” beber pria yang akrab disapa Budi itu.
Kata Budi, penyemprotan memang layak digencarkan di Kabupaten Situbondo. Ini mengingat Kota Santri sering disinggahi oleh pengendara antar pulau Jawa – Bali. “Selain penyemprotan, kami juga mengedukasi masyarakat untuk hidup bersih. Dengan cara mengajari masyarakat cuci tangan yang benar sesuai anjuran WHO,” pungkasnya.
Data yang diperoleh bumiaktual.com, data sementara untuk status orang dalam pemantauan (OPD) tercatat ada 92 orang. Sedangkan pasien dalam pengawasan (PDP) tercatat ada sebanyak 3 orang. (dra/usy)












