BUMIAKTUAL,SITUBONDO – Ribuan santri Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo asal Kota Santri tiba di kantor DPRD Situbondo, Kamis (02/04/2020). Sebelum pulang ke rumah masing-masing, satu persatu para santri itu diperiksa kesehatannya. Hal ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi penyebaran Covid-19.
Ribuan santri itu disambut tim medis dari Puskesmas Situbondo, Ketua dan anggota DPRD Situbondo. Wakil Ketua komisi satu, Janur Sasra Ananda. Dia menjelaskan, semua santri itu dinyatakan sehat, sesuai suhu tubuh mereka. “Setelah di cek dengan tim medis dari Puskesmas Situbondo, semuanya berkisar di 36 – 37 derajat,” kata pria yang akrab disapa Janur itu.
Janur pun menjelaskan skenario pemeriksaan kesehatan di kantor DPRD. Diawali dengan para santri diharuskan membawa semua barang bawaannya untuk dikumpulkan menjadi satu. Kemudian, tumpukan tas koper dan peralatan mereka di semprot dengan cairan disinfektan. “Sebelum diperiksa kesehatannya, barang bawaannya disemprot dulu dengan cairan antiseptik,” ujar dia kepada bumiaktual.com
Kata dia, selanjutnya santri diarahkan untuk mencuci tangan mereka dengan sabun dan air mengalir. Tujuannya, untuk membersihkan kedua tangan mereka. Dengan begitu, mereka dijamin lebih aman dari serangan bakteri dan virus. “Tangannya dicuci dengan gerakan standart WHO, agar benar bersih,” kata politisi partai Demokrati itu.
Kemudian, para santri memasuki ruangan DPRD. Secara bergilir mereka di cek kondisi kesehatannya oleh tim medis dari Puskesmas Situbondo. Serta, mereka dilakukan pendataan. “Mereka di cek suhu tubuhnya menggunakan thermo gun atau infrared thermometer sensor, hasilnya semua dinyatakan sehat, atau normal,” kata Janur.
Janur juga menghimbau kepada santri, agar nantinya setiba dirumah untuk segera mengganti baju dan mandi. Hal itu dilakukan untuk mencegah penyebaran virus Covid-19. “Saya menghimbau kepada santri agar hidup sehat dan bersih. Tujuannya untuk tehindar dari virus mematikan yang saat ini mewabah di Indonesia,” pungkasnya. (dra/usy)









