BUMIAKTUAL,SITUBONDO – Pemerintah pusat menekankan pemerintah daerah untuk segera melakukan percepatan alokasi anggaran terkait penanganan Covid-19. Ini berdampak terhadap pemotongan anggaran yang sudah disusun. Besaran potongan anggaran OPD pun bervariasi.
Kepastian itu disampaikan juru bicara Satgas Covid-19 Situbondo, Dadang Aris Bintoro. Kata dia, hasil pemotongan anggaran nantinya akan diperuntukkan penanganan wabah Virus Korona. Pemkab Situbondo hanya diberi waktu tujuh hari untuk mengubah anggaran dan melakukan refocusing (mengubah fokus) anggaran.
“Jika lebih dari waktu itu akan dilakukan pemotongan DAK,” kata pria yang menjabat Kepala Dinas Kominfo Situbondo, Jumat (03/04/2020), usai melakukan vidcon dengan Plt. Sekjen Kemendagri di ruang intelegenci room..
Data yang diperoleh bumiaktual.com, ada lima alokasi anggaran yang akan dipangkas. Pengurangannya pun bervariasi. Yaitu, dana bagi hasil dipotong 23,5 persen, dana alokasi khusus fisik 25 persen, dana alokasi khusus non fisik 1,5 persen, sedangkan Dana Insentif Daerah dan Dana Alokasi Umum 10 persen.
Selain pemotongan anggaran, Dadang Aris Bintoro meminta masyarakat agar tidak melakukan mudik terlebih dahulu. Sebab, saat ini masih terjadi pandemi Virus Korona. “Tapi jika sudah terlanjur, maka diharapkan mengisolasikan diri selama 14 hari,” ujarnya.
Diketahui, di Kabupaten Situbondo ada enam warganya yang terkonfirmasi Covid-19. Dua diantaranya melakukan karantina mandiri. Sedangkan 171 orang dalam pemantauan. Dan lima pasien dalam pengawasan. (dra/usy)








