Warga Asal Probolinggo Nekat Curi Sepeda Ontel Milik Siswa SMP di Situbondo

BUMIAKTUAL,SITUBONDO – Berdalih kehabisan ongkos untuk pulang ke rumahnya, seorang pemuda bernama Syaiful Bahri (25), nekat mencuri sepeda gunung merk polygon milik Nur Fathul Hakim (13), warga Kelurahan Dawuhan, Kecamatan Kota, Situbondo, Kamis (09/04/2020). Akibatnya, pemuda asal Desa Sukoharjo, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo itu ditangkap puluhan massa di Jalan Moh Suruji Situbondo, tepatnya di depan Kantor Bappeda Kabupaten Situbondo.

Aksi pencurianini berawal saat korban bersama teman-temannya belajar kelompok di rumah temannya di sebelah timur Kantor Pemkab Situbondo. Saat para pelajar SMP tersebut asyik belajar kelompok, pelaku datang dan mengambil sepeda gunung korban. Namun, nahas. Aksi pelaku kepergok oleh korban bersama teman-temannya.

Mengetahui sepeda gunung miliknya dicuri, korban bersama teman-temannya langsung melakukan pengejaran sambil berteriak minta tolong. Beruntung ada warga yang melintas yang juga membantu mengejar pelaku hingga tertangkap di depan kantor Bappeda Kabupaten Situbondo.

Namun, karena khawatir menjadi sasaran  amukan puluhan massa, tersangka Syaful Bahri berikut barang bukti sepeda gunung merk Polygon warna putih abu-abu itu langsung digelandang ke Mapolres Situbondo. “Saya terpaksa mencuri sepeda gunung, karena saya kehabisan ongkos untuk pulang ke Probolinggo, setelah ke Banyuwangi saya bertemu dengan teman,” kata pengakuan Syaiful Bahri di Mapolres Situbondo.

Kasubag Humas Polres Situbondo Iptu Ali Nuri membenarkan penangkapan pelaku pencurian sepeda gunung merk Polygon. Untuk pengembangan kasusnya, pelaku masih diminta keterangan oleh penyidik Satreskrim Polres Situbondo. “Jika terbukti pelaku akan dijerat dengan pasal 362 KUHP tentang pencurian, namun untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku langsung dijebloskan ke sel Mapolres Situbondo,” kata mantan Kapolsek Sumbermalang itu.

Dia juga menjelaskan agar pemilik sepeda agar tidak memarkir di sembarang tempat. Termasuk mengunci kendaraan jika dirasa tempat tersebut kurang aman. “Untuk menghindari kejadian yang tidak di inginkan, lebih baik kunci dengan rantai,” pungkasnya. (dra/usy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *