BUMIAKTUAL,SITUBONDO – Pertanggal 13 April, ada sebelas warga Kota Santri yang terkonfirmasi Covid 19. Jumlah tersebut terbanyak disumbang dari orang yang baru saja melaksanakan ibadah umrah. Selain itu, juga didominasi penularan di lingkungan sekitar pasien Covid 19. Data ini diungkapkan Bupati Situbondo, Dadang Wigiarto, Senin (13/04/2020).
Sebab itulah, Bupati dua periode itu memerintahkan Dinas Kesehatan untuk melakukan tracking kepada salah satu keluarga pasein baru Corona di Situbondo. Dia juga meminta agar pasien di Kecamatan Bungatan tertib menjalani isolasi mandiri di rumahnya. Sampai hasil labolatorium dari pusat menyatakan dirinya negatif. “Termasuk juga Orang Dalam Pemantauan (ODP) harus isolasi sebelum ada kejelasan,” imbuhnya.
Bupati melanjutkan, selagi kondisi pasien Covid 19 sehat, mereka boleh melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing. Dari sanalah, dia meminta ketegasan kepala daerah untuk mengawasi pasien yang sedang melakukan isolasi mandiri. “Tentu kepala desa akan didampingi oleh aparat Polisi dan TNI,” sambungnya.
Bupati meminta kepada masyarakat, jika ada pasien Covid 19 yang masih tidak tertib melakukan isolasi agar segera melaporkan kepada Satgas Covid 19 Kabupaten Situbondo secara resmi. Agar dilakukan penjemputan oleh TNI. “Ketika di jemput dan dilakukan karantina di tempat yang telah disediakan. Nantinya pasein harus menanggung biaya hidup sendiri,” ujarnya.
Data yang diperoleh bumiaktual.com, jumlah pasien terkonfirmasi Covid 19 dan PDP masih sama dengan sebelumnya. Yaitu sebelas orang terkonfirmasi Covid 19. Rinciannya lima orang sembuh, empat orang menjalani isolasi mandiri di rumah dan dua orang menjalani rawat inap. Serta ada 21 PDP, lalu ada kenaikan jumlah ODP menjadi 248 jiwa. (dra/usy)














