BUMIAKTUAL,SITUBONDO –Bayi perempuan tak berdosa yang dibuang di dekat bak sampah di dekat tambah benih udang di Dusun Kembangsambi, Desa Pecaron, Kecamatan Bungatan beberapa hari lalu mengundang banyak simpati. Salah satunya dari Komisi IV DPRD Situbondo.
H. Fahrudi Apriawan, Ketua Komisi IV DPRD Situbondo langsung mendatangi Rumah Sakit Abdoer Rahem Situbondo. Tujuannya untuk melihat langsung keadaan jabang bayi. “Alhamdulillah, kondisinya berangsur membaik,” kata pria yang akrab disapa Fahrudi Fatma itu. , Senin (27/04/2020).
Ayah empat orang anak itu turut prihatin. Sebab, anak yang tidak diinginkan kehadirannya di dunia tersebut, harus mendapatkan perlakuan buruk dari orang tuanya. “Kasus ini hendaknya menjadi catatan serius bagi kita yang masih memiliki hati nurani. Jika hal ini tidak diperhatikan serius, maka ke depan akan lebih banyak lagi kasus serupa,” imbuhnya.
Menurut dia, banyak pemicu yang mempengaruhi perilaku tersebut. Seperti masalah ekonomi, sosial, dan spiritual. Seharusnya pemerintah berbuat nyata untuk bisa menekan pergaulan bebas. “Misal, dengan meminta kepada Pol PP untuk melakukan razia rutin diberbagai tempat yang dianggap berpotensinya remaja melakukan tindakan – tindakan amoral,” jelasnya.
Selain itu, sambungnya, Pemerintah juga bisa mengeluarkan regulasi untuk memperketat izin Kos-kosan. Karena kasus pembuangan bayi tersebut, sangat bisa terjadi dilakukan anak remaja yang bertempat tinggal di Kos-Kosan.
“Bisa jadi kos – kosan yang aturannya longgar menghadirkan kesempatan untuk para pelaku melakukan tindakan amoral. Jika saja ada pengawasan dan izin yang ketat, kasus tersebut mungkin bisa diminimalisir,” terang Fahrudi Fatma.
Politikus PPP itu juga menambahkan, peran agama, orang tua, dan masyarat menjadi peran penting dalam fenomena itu. Dia meminta kepada orang tua terutamanya untuk mengawasi pergaulan anaknya. “Di saat bulan Ramadhan seperti inilah waktu yang tepat untuk memperbaiki iman. Apalagi waktu bersama keluarga sangat banyak di saat pandemi seperti ini,” pungkasnya. (dra/usy)








