Pemkab Akan Naikkan Seratus Persen Insentif GTT

BUMIAKTUAL,SITUBONDO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo telah merencanakan kenikan insentif Guru Tidak Tetap (GTT). Kepastian itu disampaikan Wakil Ketua Komisi I DPRD Situbondo, Janur Sasra Ananda. Kata dia, ada dua anggaran yang tidak boleh dipotong dimasa pandemi Covid 19, yaitu, tentang kesehatan dan pendidikan.

Pria yang akrab disapa Janur menjelaskan, setelah refocusing Covid 19, Pemkab Situbondo akan mempertimbangkan menaikan standart insentif para pahlawan tanpa tanda jasa. “Insentif GTT sekarang kan masih Rp 500 ribu per bulan,” kata Janur, Senin (18/05/2020).

Kata dia, akan ada kenaikan hingga mendekati UMK Situbondo. Tujuannya, untuk membantu para guru honorer yang saat ini terkena imbas dari Covid 19. “Kalau tidak keliru saya melihat drafnya berkisar Rp 1 juta,” kata politikus Demokrat itu.

Janur berpesan kepada GTT, jika sudah ada kenikan insentif, maka mereka harus juga memperbaiki potensi sumber daya manusia. Agar bisa lebih maksimal lagi mendidik para murid. “Kalau kita mengacu kepada anggaran bisa diterapkan di APBD ini,” terangnya.

Kata dia, itensif GTT sebenarnya hanya dianggarkan selama sepuluh bulan. Jadi kalau memang dijadikan evaluasi bisa diterapkan di APBD. Sebab, anggaran ada dua instansi yang tidak boleh di otak-atik di masa pandemi Covid 19. Yaitu pendidikan dan kesehatan. “Jadi harus tetap dari pusat. DAU dan lain-lainnya,” pungkas Janur. (dra/usy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *