BUMIAKTUAL,SITUBONDO – DPRD dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Situbondo melakukan rapat evaluasi. Salah satunya rekomendasi yang diberikan oleg para wakil rakyat adalah memperketat tempat umum dan penambahan fasilitas Thermo Gun. Ini sebagai salah satu upaya memutus matarantai penyebaran Covid 19.
Edy Wahyudi, Ketua DPRD Situbondo menjelaskan masih perlu ada peningkatan di kinerja GTTP. Salah satunya memperketat penyekatan di pusat keramaian. “Seperti di pertokoan dan pusat-pusat perbelanjaan. Tidak terkecuali di tempat ibadah,” kata pria yang akrab disapa Edy.
Kata dia, aparat dari kepolisian dan TNI lebih memperketat penjagaan itu untuk optimalisasi penerapan protokol Covid-19. “Memang sudah disanggupi gugus tugas. Tapi lebih dioptimalkan lagi,” imbuhnya.
Politisi PKB menambahkan, personel akan mengarahkan agar tidak terjadi kerumunan. Sebab, penyakit ini cepat menular di tempat kerumunan. “Intinya, mengurangi keramaian,” ujarnya.
Edy menerangkan, penjagaan di tempat umum dilakukan untuk mengantisipasi adanya klaster baru. Dia tidak menginginkan kejadiannya seperti di Masjid Olean. DPRD juga menyarankan, agar personel memegang alat pengatur suhu badan. Sebab, alat itu berguna untuk mengecek salah satu ciri-ciri dampak Virus Korona. “Harapan kami, masukan itu menjadi catatan gugus tugas dalam meningkatkan kinerjanya,” pungkas Edy. (dra/usy)









