BUMIAKTUAL, SITUBONDO – Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTTP) Covid-19 Kabupaten Situbondo mencatat ada 182.159 warga Kota Santri yang mendapat bantuan dampak Covid-19 selama tiga bulan. Totalnya mencapai lebih Rp 188 miliar.
Syaifullah, Wakil Ketua GTTP Covid-19 Kabupaten Situbondo menjelaskan, bantuan tersebut berjalan mulai dari bulan Mei – Juni. Besarnya bervariasi, mulai Rp 100 ribu – Rp 600 ribu. “Sumber dananya mulai dari Kementerian, Provinsi, APBD, dan APBDes,” kata pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Situbondo, Kamis (11/06/2020).
Dia merinci, jumlah penerima bantuan terbanyak berada berasal dari bantuan Kementerian Sosial, jumlahnya 131.877 orang. Besarannya bervariasi, mulai dari Rp 200 ribu – 600 ribu. “Bantuan Rp 200 ribu itu berupa BNPT/PKH Reguler, Perluasan BPNT, Graduasi PKH. Sedangkan yang Rp 600 ribu itu dari Bantuan Sosial Tunai (BST),” kata Saifullah saat melakukan evaluasi bersama DPRD.
Tidak itu saja, ada juga bantuan yang bersumber dari Polri. Yaitu 364 orang, meliputi sopir dan tukang becak. “Penyalurannya selama tiga bulan, dengan besaran Rp 600 ribu,” imbuhnya.
Syaifullah menambahkan, andalan bantuan sosial dampak Covid-19 bernama Tim Sipeka (Jawa Timur Situbondo Peduli Kemanusiaan). Dibantuan itu, ada 10.000 orang yang tercover. Artinya, ada Rp 6 miliar untuk masyarakat terdampak Virus Korona.
Kata dia, jumlah bantuan dapat meningkat jika ada tambahan dari provinsi maupun Kementerian. Syaifullah juga menyarankan kepada masyarakat yang telah mendapat bantuan untuk menunggunakan keuangan dengan bijak dan benar. “Uang itu digunakan untuk kehidupan sehari-hari. Jangan dibelikan pakaian, atau perlengkapan yang tidak diperlukan,” tutupnya. (dra/usy)








