Produksi Alat Penggunaan Hand Sanitizer Tanpa Menyentuh

BUMIAKTUAL,SITUBONDO – Di saat pandemi Covid 19 seperti saat ini, banyak perusahaan yang mengurangi karyawan. Itu juga terjadi pada Heru Satya Wardana warga Kelurahan Patokan, Kecamatan Situbondo. Tapi selama berdiam diri di rumah, dia mampu menciptakan alat yang bisa mengambil hand sanitizer tanpa sentuhan tangan.

Pria yang akrab disapa Heru menceritakan, awal pembuatan alat inovatif ini ditemukan ketika seorang temannya ingin memiliki alat tersebut. Sontak, dia langsung tergerak untuk membuat wadah hand sanitizer dengan pijakan. “Dengan alat ini, pengguna cukup menginjak di bagian bawah. Sehingga tidak usa menyentuh dengan tangan pada bagian atas hand sanitazer,” kata dia saat ditemui di rumahnya, Selasa (23/06/2020).

Heru menambahkan, butuh dua hari untuk membuat alat wadah hand sanitaizer. Semua bahan terbuat dari pipa plastik. “Harus diukur dengan benar dan tepat. Agar alat ini benar-benar berfungsi dengan baik,” jelasnya.

Berawal dari iseng, kini produknya dijual ke luar. Hanya bermodal media sosial, kini produknya telah laris manis. Sebab, harga per satu unti dibandrol dengan harga murah meriah, yaitu Rp 250 ribu. “Alhamdulillah, sudah ada pesanan. Salah satu pembelinya adalah anggota wakil rakyat,” kata ayah dua anak itu.

Salah satu pembeli, Hadi Prianto yang juga menjabat sebagai anggota DPRD Situbondo menjelaskan, dirinya sengaja langsung melihat proses pembuatan hand sanitizer tanpa sentuhan tangan. Karena, alat yang digunakan sangat simpel dan praktis. “Setelah tahu ada alat seperti ini, awalnya tidak percaya kalau di buat oleh warga Situbondo. Tapi, setelah melihat langsung saya baru percaya dan memberi support,” kata Hadi.

Anggota legislatif yang membawahi mitra UMKM juga memberikan dukungan suport. Salah satunya juga ikut mempromosikan produk invoatis karya warga daerah Kota Santri. “Selain membeli alat ini, saya pribadi juga ikut mempromosikan dan menyarankan agar di setiap tempat umum ada alat seperti ini,” tutup Hadi. (dra/usy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *