BUMIAKTUAL,SITUBONDO – Seorang pasien reaktif asal Kecamatan Jangkar meninggal dunia, Kamis (25/06/2020). Almarhumah MS (60) menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Abdoer Rahem.
Abu Bakar Abdi, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid 19 Kabupaten Situbondo menjelaskan, untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, almarhumah dimakamkan menggunakan protokol Covid 19. “Petugas khusus menggunakan APD lengkap. Sifatnya untuk menjaga hal yang tidak diinginkan,” kata pria yang akrab disapa Abu.
Kata dia, tim tracing telah mengambil sampel swab. Tetapi hingga berita ini dibuat masih belum keluar. “Karena reaktif hasil rapid tes, yang bersangkutan dilakukan uji swab. Sampai saat ini belum juga turun,” jelasnya.
Abu menambahkan, pasien yang bersangkutan telah menjalani rawat inap selama enam hari. Bahkan, sempat menggunakan Ventilator dua hari. “Karena memiliki penyakit sesak nafas. Yaitu radang paru-paru,” imbuh pria yang juga menjabat sebagai Plt Kepala Dinas Kesehatan Situbondo.
Abu melanjutkan, masyarakat diminta untuk tetap menjalankan protokol kesehatan di kehidupan sehari-hari. Seperti menggunakan masker, jaga jarak, menghindari tempat kerumunan. “Tidak boleh panik. Tetap waspada agar daya tahan tubuh kita stabil,” pungkasnya. (dra/usy)











