BUMIAKTUAL, SITUBONDO – Jumlah kasus Covid 19 Virus Korona di Kota Santri, per tanggal 22 Juli mengalami kenaikan 13 orang. Mereka tersebar di tujuh wilayah. Yaitu empat orang di Kecamatan Asembagus, tiga orang dari Desa Kedunglo dan satu orang dari Desa Wringinanom. Dua orang dari Kecamatan Mangaran, Desa Tanjung Kamal; dua orang lagi dari Kecamatan Sumbermalang, Desa Alas Tengah dan Desa Taman.
Dua orang lagi dari Kecamatan Kapongan, Desa Kesambirampak; dan seorang berasal dari Kecamatan Panarukan, Desa Kilensari. Di Kecamatan Bungatan ada di Desa Selowogo. Sedangkan di Kecamatan Situbondo di Desa Talkandang. “Penularan bermacam-macam, mulai dari kontak erat dengan pasien positif sebelumnya, hingga riwayat perjalanan jauh,” jelas Dadang Aries Bintoro, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid 19 Kabupaten Situbondo.
Tak hanya kenaikan jumlah pasien positif Covid 19, tren kasus sembuh juga mengalami kenaikan. Setidaknya, ada 18 orang dinyatakan sembuh bersamaan dengan bertambahnya 13 penderita covid 19. Mereka berasal dari delapan wilayah. Lima orang dari Kecamatan Panarukan; tiga orang dari Besuki, Jangkar; dua orang dari Kecamatan Banyuputih, Mlandingan, satu orang dari Kapongan, Kendit, dan Panji. “Total sembuh ada 161 orang,” ungkap pria yang juga menjabat sebagai Kepala Kominfo Situbondo itu.
Data dari infocovid19.jatimprov.go.id, Kabupaten Situbondo masih berada di status resiko tinggi. Saat ini jumlah pasien yang menjalani perawatan ada 29 orang. Hanya ada satu orang yang berada di rumah sakit. Sedangkan 19 orang menjalani isolasi mandiri, dan sembilan lagi berada di gedung Observasi. Sebanyak sebelas lagi meninggal dunia. (dra/usy)











