BUMIAKTUAL, SITUBONDO – Selama pandemi Covid-19, tercatat ada 45 tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Situbondo yang terpapar Virus Korona. Data disampaikan langsung oleh Plt Kepala Dinas Kesehatan Situbondo, Akhmad Yulianto, Minggu (26/07/2020).
Kata dia, dari 45 Nakes yang positif, 43 orang sudah dinyatakan sembuh. Sisa dua orang yang menjalani perawatan. Yakni, dua bidan di Puskesmas Asembagus, Situbondo. “Mereka masuk kategori Orang Tanpa Gejala (OTG),” kata pria yang akrab disapa Yuli itu.
Karena dua bidan masih positif Covid-19, hingga kini pelayanan kesehatan Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan Balai Kesehatan Ibu dan Anak (BKIA) di Puskesmas Asembagus, Situbondo dan Pustu Desa Kedunglo, masih ditutup sementara.
Lebih jauh Yuli menambahkan, khusus dua bidan di Puskesmas Asembagus dan Pustu Desa Kedunglo, Kecamatan Asembagus, akan dilakukan swab untuk kedua kalinya. Jika hasil swab kedua dinyatakan negatif, maka secepatnya dua jasa pelayanan kesehatan di kecamatan Asembagus akan segera dibuka kembali.
“Khusus pelayanan kesehatan Puskesmas Widoropayung, Kecamatan Besuki yang sebelumnya sempat tutup, karena salah seorang karyawannya terkofimasi positif Covid-19, sejak 23 Juli 2020 lalu sudah dibuka kembali,” sambung pria yang juga menjabat sebagai Kepala Inspektorat Situbondo.
Yuli menegaskan, Nakes yang terpapar Virus Korona didominasi karena bersentuhan langsung dengan pasien terkonfirmasi. “Diharapkan pasien jujur dengan gejala penyakitnya. Agar nakes bisa mendiagnosa penyakit dengan sesuai prosedur SOP yang berlaku,” pungkasnya. (dra/usy)














