BUMIAKTUAL, SITUBONDO – Jumlah pasein positif Covid 19 di Situbondo yang meninggal dunia mencapai 12 kasus. Terbaru, terjadi pada Jumat (31/07/2020). Selain karena Virus Korona, yang bersangkutan juga memiliki penyakit bawaan, seperti paru-paru dan sesak nafas.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTTP) Covid 19 Kabupaten Situbondo, Dadang Aries Bintoro menjelaskan, pasien meninggal dunia berinisial AS (66) warga Desa Curah Jeru, Kecamatan Panji. Ia menghembuskan napas terakhir di RS Abdoer Rahem sekitar pukul 06.15 Wib. “Proses pemakaman berlangsung lancar. Menggunakan standart protokol Covid 19,” kata pria yang akrab disapa Dadang itu.
Ia menambakan, pemakaman ditempatkan tidak jauh dari rumahnya. Petugas kepolisian juga ikut serta membantu. “Tak ada kendala sama sekali,” imbuh pria yang juga menjabat sebagai Kepala Kominfo Situbondo itu.
Dadang menerangkan, pasien memiliki penyakit penyertaan. Yaitu sesak napas, hipertensi, dan paru-paru. Jadi, bukan hanya karena Covid-19 saja.” Yang bersangkutan terkonfirmasi positif pada tanggal 27 Juli lalu,” tambahnya.
Masih kata Dadang, hingga sampai saat ini belum ada satu pun kasus pasien meninggal murni karena Covid 19. Seluruh kasus kematian pasien positif di Situbondo memang memiliki penyakit penyertaan. “Kasus positif yang tidak ada riwayat penyakit lain, kebanyakan sudah sembuh,” sambungnya.
Sementara itu, menurut peta penyebaran Covid 19 di Kota Santri, angka kesembuhan terus bertambah. Persentasenya sudah di atas 85 persen. Hampir setiap hari ada penambahan orang sembuh. “Dari 217 pasien terkonfirmasi, ada 193 orang yang sembuh. Dan 12 lainnya masih dalam perawatan,” tutup Dadang. (dra/usy)












