BUMIAKTUAL, SITUBONDO – Ribuan warga Kabupaten Situbondo telah mendatangi Kantor Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (UM) Kabupaten Situbondo. Mereka mengajukan program bantuan permodalan dari pusat. Nominalnya Rp 2,4 juta.
Yanti (39), salah seorang ibu rumah tangga (IRT) yang berprofesi penjahit di Kota Situbondo mengatakan, pihaknya sengaja mengajukan bantuan permodalan melalui program Bantuan Presiden (Banpres) dari Joko Widodo.
“Sebab, sejak pandemi Covid-19, saya tidak pernah menerima orderan menjahit. Tapi, jika saya mendapat bantuan modal ini, rencannya uang bantuan itu akan dibelikan mesin obras,”kata Yanti, Selasa (08/09/2020).
Kepala Dinas Koperasi UM Kabupaten Situbondo, Sugiyono mengatakan, diakui sejak dibuka pada 8 Agustus 2020 hingga 8 September 2020, puluhan pelaku usaha mikro mendatangi kantornya setiap harinya. Mereka mengatarkan berkas untuk diajukan ke pusat.
“Hingga kini tercatat sebanyak 8.555 pelaku usaha mikro yang telah mengajukan Banpres permodalan. Ini akan ditutup sampai tanggal 10 September,”ujar Sugiyono.
Kata dia, program Banpres khusus untuk para pelaku usaha mikro. Dinas Koperasi UM Kabupaten Situbondo, hanya menampung semua permohonan pengajuan dari pelaku usaha mikro. Selanjutnya, seluruh berkas pengajuan permohonan tersebut diserahkan langsung kepada Kementerian Koperasi.
“Sebab, yang menentukan dapat tidaknya Banpres tersebut adalah Kementeri Koperasi. Selain itu, Banpres ini bukan bantuan untuk warga miskin, melainkan bantuan permodalan kepada para pelaku usaha mikro,”pungkasnya. (dra/usy)








