BUMIAKTUAL, SITUBONDO – Sopir truk yang menerobos segerombolan pemuda di Desa/Kecamatan Suboh mengaku karena masalah penerangan di jalan kurang memadai. Akibatnya, sopir tak fokus melihat ada kerumunan sehingga truk menerobos mengakibatkan satu pemuda 18 tahun terenggut nyawanya.
Kasat Lantas Polres Situbondo, AKP Indah Citra Fitriani menjelaskan, kejadian kecelakaan itu terjadi di Jalan Desa/Kecamatan Suboh pada Selasa dini hari (06/10/2020) sekitar pukul 02.00. Petugas kepolisian langsung melakukan olah TKP pada pagi harinya. “Untuk penanganan awal sudah diperiksa. Kernet dan supir sudah diamankan,” jelasnya kepada bumiaktual.com.
Kata dia, sopir truk bernopol K-1630-MK tidak terindikasi ugal ugalan atau mengantuk. Tapi sopir sempat memberikan keterangan kepada pihak kepolisian karena faktor penerangan jalan yang minim. “Kalau dari Sopir alasannya karena penerangan. Tapi kita cek lagi sesuai dengan TKP,” jelas AKP Indah.
Sebelumnya telah beredar video di media sosial bagaimana truk bermuatan cabai yang dikemudiakan oleh Sutrisno (40) menabrak gerombolan pemuda yang sedang melakukan ajang balap liar. Sehingga keadaan di TKP kemudian menjadi semerawut. Sekelompok pemuda yang bergelombol langsung mengamuk. Kaca truk dipecahkan.
Juga terekam jelas, sopir truk yang berasal dari Pati, Jawa Tengah pun dikeroyok oleh sejumlah pemuda. Hingga harus mengalami luka di kepala dan lecet di sekujur tubuhnya. “Video telah viral di media sosial. Tapi kita masih selidiki lebih lanjut,” beber Kasat Lantas Polres Situbondo.
Nasib sial bagi remaja bernama Iku Teguh Sutrisno. Dirinya harus menghembuskan nafas terakhirnya setelah terjepit di kolong bawah truk. Diperoleh keterangan, remaja tersebut sedang melihat balapan liar bersama rekan lainnya. (dra/usy)









