BUMIAKTUAL, SITUBONDO – Kematian salah satu ASN Pemkab Situbondo yang terkonfirmasi Covid 19, ternyata juga diakibatkan karena memiliki penyakit bawaan. Yaitu hipertensi. Fakta itu dijelaskan langsung oleh Jubir Satgas Covid 19, Dadang Aries Bintoro, Minggu (11/10/2020).
Dadang menjelaskan, pria yang bekerja di lingkungan Sekretariat Daerah Pemkab Situbondo meninggal dunia dengan status positif Covid 19, pada Sabtu (10/10/2020) malam. Setelah menjalani rawat inap di RS Abdoer Rahem Situbondo. “Pemakaman sesuai protab Covid 19 berjalan dengan lancar,” jelasnya.
Diperoleh informasi, pria berusia 45 tahun itu terkonfirmasi positif covid 19 sejak tanggal 2 Oktober silam. Sedangkan belasan kontak erat kantornya juga dilakukan swab. Tapi hasilnya menunjukkan negatif semua. “Kantor tetap ditutup dan karyawan bekerja dari rumah masing-masing. Tapi setelah negatif hasil swab, kembali normal,” imbuh pria yang akrab disapa Dadang.
Peta penyebaran Virus Korona di Kota Santri saat ini berjumlah 590 kasus. Itu setelah mengalami kenaikan 15 kasus. Sedangkan pasien sembuh juga naik menjadi 488 kasus. Meninggal dunia 52 jiwa. “Dirawat ada 50 orang. Rinciannya, 13 ada di rumah sakit, gedung observasi satu orang, Isolasi mandiri 36 orang,” jelas pria yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Kominfo Situbondo tersebut.
Masyarakat juga diminta untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Seperti menjaga jarak, memakai masker, sering mencuci tangan dan menjauhi tempat keramaian. “Menjaga kebersihan bersih di lingkunagan sekitar juga penting,” pungkas Dadang. (dra/usy)








