BUMIAKTUAL, SITUBONDO – Hasil rapid tes kepada 18 tenaga pengajar di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Panji menunjukkan hasil reaktif. Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Situbondo Bondowoso, Sugiono Eksantoso menjelaskan, pengecekan daya tahan tubuh itu dilakukan oleh Puskesmas Panji, setelah menyusul ada kabar duka, kematian Bupati Situbondo, Dadang Wigiarto akibat Covid 19. “Setelah dilakukan rapid tes kepada semua guru, ditemukan ada 18 yang reaktif,” jelas pria yang akrab disapa Sugiono, Selasa (01/12/2020).
Selanjutnya, bagi para guru yang menunjukkan hasil rapid tes, akan dilakukan swab. Dari sana akan menentukan positif covid 19 atau negatif. “Reaktif tidak sama dengan positif covid 19,” tegas Sugiono.
Tak hanya itu, Sugiono juga mengambil keputusan untuk melakukan lockdown kepada seluruh SMA dan SMK di Situbondo, semenjak orang nomor satu di lingkungan Pemkab Situbondo meninggal dunia akibat virus korona. “Saya lockdown selama 14 hari,” imbuh Sugiono.
Peta penyebaran covid 19 di Kota Santri terus bertambah. Per tanggal 01 Desember, total ada 1091 yang terkonfirmasi covid 19. 884 orang lainnya telah dinyatakan sembuh. Sedangkan 117 menjalani perawatan. 90 orang meninggal dunia. (dra/usy)








