BUMIAKTUAL, SITUBONDO – Puskesmas Suboh untuk sementara meniadakan pelayanan. Penutupan layanan kesehatan ini dilakukan hingga sepekan. Alasannya, karena delapan tenaga kesehatan (Nakes) Terkonfirmasi covid 19.
Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Situbondo, Ahmad Yulianto mengatakan, penutupan puskesmas Suboh ini dimulai sejak Senin (07/12) hingga Minggu (13/12). Itu dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran covid 19. “Seluruh pelayanan ditutup dan dialihkan ke puskesmas terdekat,” bebernya, Minggu (06/12/2020).
Kata dia, sementara waktu masyarakat bisa menggunakan layanan kesehatan di puskesmas atau rumah sakit terdekat. Seperti Puskemas Besuki dan Widoropayung atau RSUD Besuki. “Semoga bisa mengerti dengan keadaan ini,” imbuh pria yang akrab disapa Yuli itu.
Ia menambahkan, dari Nakes yanng terkonfirmasi itu, ada beberapa orang menunjukkan gejala. Sehingga mereka harus mendapatkan perawatan intensif. “Tracing terhadap kontak erat sudah dilakukan,” tambah pria yang juga menjabat Kepala Inspektorat itu.
Yuli menerangkan, nakes terpapar Virus Korona jumlahnya memang cukup tinggi. Sudah lebih 150 orang. Dari total kasus itu, terbanyak dari perawat dan bidan. Nakes bidan terkonfirmasi positif sebanyak 30 orang, sedangkan perawat 70 orang. Kemudian diikuti dokter. (dra/usy)








