BUMIAKTUAL, SITUBONDO – Sejumlah layanan di Puskesmas Banyuglugur ditutup, Selasa (15/12/2020). Itu dilakukan, setelah diketahui dua tenaga kesehatan (Nakes) terkonfirmasi covid 19.
Plt Kepala Dinas Kesehatan, Akhmad Yulianto membenarkan penutupan sebagian layanan di Puskesmas Banyglugur itu. Kata dia, layanan IGD dan rawat inap akan ditutup selama sepekan. “Iya, dilakukan penutupan selama tujuh hari ke depan,” jelas pria yang akrab disapa Yuli itu.
Ia menambahkan, setelah tujuh hari ke depan, akan ada survey dari satgas covid 19. Jika memang memungkinkan akan dibuka kembali secara normal. “Kita lihat dulu, nanti jelas ada tindak lanjut oleh satgas covid 19,” bebernya.
Kata dia, ada dua nakes yang terkonfirmasi covid 19 beraktifitas di IGD dan rawat inap. Sedangkan layanan kesehatan lainnya masih dibuka untuk melayani pemeriksaan. “Kalau poli poli dan layanan disana masih tetap dibuka,” beber Yuli.
Ia menduga, penularan covid 19 kepada nakes disebabkan karena lalainya protokol kesehatan. Yuli juga menepis, adanya kekurangan APD di fasilitas kesehatan. “Kalau APD sudah ada. Mungkin saja teman teman (Nakes) tidak menerapkan protokol kesehatan di lingkungan kerja atau keluarga,” tutupnya. (dra/usy)








