Anggaran Rp 1 M Untuk Renovasi Ruangan ‘Kandang Babi’ Dialihkan ke Perbaikan CT Scan RSAR

BUMIAKTUAL, SITUBONDO –    Anggaran  di rencana APBD 2021 yang sebelumnya direncakan untuk perbaikan Puskesmas Mlandingan, di ruangan ODGJ (orang dalam gangguan jiwa) dihapus. Dana Rp 1 miliar itu akan digunakan untuk perbaikan CT Scan. Sontak pergeseran itu mendapat respon keras dari Komisi IV DPRD Situbondo, H Tolak Atin.

Kata dia, ruangan ODGJ itu sudah seperti kandang babi. Sehingga, memang sudah layak untuk dilakukan renovasi. “Apalagi di sana sudah sempat menjadi rujukan, dan memang terbukti banyak yang sembuh setelah dirawat di sana,” jelasnya, Rabu (3/3/2021).

Fraksi PKB itu telah mengunjungi ruangan ODGJ itu sekitar 20 kali. Itu dilakukan karena banyak keluhan tentang kondisi ruangan tersebut. “Ini uangnya sudah ada  dan sudah menjadi perintah UU,” bebernya.

Menurut H Tolak, anggaran renovasi ruangan ODGJ tetap disalurkan. Sedangkan untuk perbaikan CT Scan di RS Abdoer Rahem mengambil jalan alternatif. Seperti, dari anggaran Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). “Anggaran DBHCHT itu Rp 6 miliar, dan RSUD di anggarkan Rp 2 miliar, kurang Rp 600 juta,” jelasnya.

Diperoleh keterangan CT Scan di RSAR itu menelan biaya hampir Rp 10 miliar di tahun 2016 lalu. Tapi saat ini telah harus diperbaiki karena rusak. Dibutuhkan biaya sekitar Rp 2,6 miliar. Padahal, CT scan telah menelan biaya perbaikan Rp 450 juta, operasionalnya Rp 500 juta.

Untuk itu, H Tolak Atin menyarankan, agar CT Scan di RSAR untuk diberlakukan KSO (Kerjasama operasional). Sebab, dari sana akan mendapatkan produk yang lebih bagus dan canggih dari pada harus diperbaiki. “Makanya saya tidak menyarankan untuk diperbaiki. Tapi CT Scan harus ada untuk Observasi,” tutupnya. (dra/usy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *