Himpaudi Jatim Berikan Penghargaan ke Bunda PAUD Situbondo, Ini Alasannya

BUMIAKTUAL – Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Jawa Timur memberikan apresiasi kepada Bunda Paud Situbondo, Kamis (27/7/2023).

Penghargaan itu langsung diberikan oleh Ketua Pengurus Wilayah Himpaudi Jatim, Imam Mahmud di Pendapa Situbondo.

Bunda PAUD Situbondo, Juma’ati Karna Suswandi, dinobatkan sebagai Bunda PAUD Dedikatif dan Inspiratif.

Apresiasi ini diberikan karena istri Bupati Situbondo itu berkomitmen dalam memajukan PAUD di Kota Santri Pancasila.

Sebab, perhatiannya ke PAUD selama ini sangat luar biasa dan telah dirasakan nyata dampaknya.

“Di sela-sela kesibukannya, beliau menyempatkan diri untuk mendatangi satu per satu PAUD yang ada di Kabupaten Situbondo,” ujar Imam Mahmud.

Lanjut pria yang akrab disapa Imam itu, di Situbondo ada 730 lembaga PAUD yang tersebar 132 desa dan empat kelurahan.

Artinya, jika dikaitkan dengan program pemerintah satu desa, satu PAUD jelas melampaui target yang diharapkan.

Rata rata minimal ada 5 atau 3 lembaga PAUD pada masing-masing desa dan kelurahan di Kabupaten Situbondo.
Sementara itu, Bunda PAUD Situbondo menyebut usia dini merupakan periode yang sangat penting.

Sebab pada usia 0-8 tahun ini, anak mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang sangat cepat.

Sehingga apa yang kita lakukan pada periode ini sangat menentukan terhadap masa masa berikutnya.

Baik itu kognitif, emosional, motorik, sosial maupun dalam pembentukan karakter.

“Oleh karena itu, dibutuhkan kerjasama antar ekosistem pendidikan,” paparnya.

Juma’ati optimis, dengan kerja sama yang terjalin dengan baik ini bisa mewujudkan layanan PAUD berkualitas di Situbondo.

Seperti terlibat dalam percepatan penurunan stunting melalui program pemberian makanan tambahan pada anak usia dini.

Juga ikut mengawal terlaksananya transisi PAUD yang menyenangkan melalui Forum Komunikasi Transisi PAUD ke SD.

“Bunda PAUD Kabupaten Situbondo sebagai pembina dalam forum berupaya untuk mensosialisasikan dalam setiap pertemuan yang melibatkan masyarakan agar misi konsepsi tentang pembelajaran anak dapat berubah menjadi harapan kita semua,” tutupnya. (dra/usy/pro)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *