Dinsos Situbondo Verifikasi dan Validasi Data Penerima BLT-DBHCHT 2023 Agar Tepat Sasaran

SITUBONDO, BUMIAKTUAL – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Situbondo melakukan sosialisasi kepada 17 Camat se-Kabupaten Situbondo serta elemen terkait di lantai dua Pemkab Situbondo.

Selain itu, Dinas Sosial juga memfokuskan kegiatan verifikasi dan validasi atau verval untuk menentukan data penerima BLT-DBHCHT agar tepat sasaran.

Sedikitnya ada ribuan warga Kabupaten Situbondo yang akan menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Dinas Sosial Kabupaten Situbondo dalam waktu dekat ini.

Bantuan tersebut bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2023.

“Saat ini kami masih fokus melakukan verifikasi dan validasi data bagi penerima manfaat agar penyalurannya tepat sasaran,” tutur Kadis Sosial Kabupaten Situbondo, Timbul Surjanto.

Selain tepat sasaran, dia memastikan agar bantuan BLT tersebut sampai kepada penerima manfaat.

Mantan Camat Kapongan itu menerangkan, para penerima bantuan uang tunai itu terdiri dari 151 orang buruh pabrik rokok.

Selain itu, lanjut Timbul, ada sepuluh orang buruh pabrik rokok yang terkena putus hubungan kerja (PHK).

“Terakhir berasal dari buruh tembakau dengan jumlah penerima sebanyak 3.539 orang. Yang jelas saat ini kami fokus penuntasan verifikasi dan validasi,” jelas Timbul.

Sementara itu, Bupati Situbondo Karna Suswandi menyampaikan, proses penyaluran bantuan BLT sebagai upaya memberikan kemudahan bagi masyarakat Kota Santri Pancasila Situbondo.

Terutama untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Sehingga, dengan bantuan tersebut, warga ringan memikul beban yang ditanggungnya.

“BLT DBHCHT diberikan bagi masyarakat kurang mampu di sejumlah wilayah penghasil tembakau. Ini menjadi upaya dan prioritas pemerintah Kabupaten Situbondo agar masyarakat tidak mampu bisa menikmati bantuan tersebut dengan baik,” ungkap Bung Karna.

Dia berharap, petugas diminta bekerja secara profesional, terutama dalam menjalankan tugas di lapangan.

Intinya, beber Bung Karna, bantuan yang diberikan pemerintah harus benar-benar diserahkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Sehingga mereka bisa merasakan haknya sebagai penerima bantuan BLT dari anggaran DBH-CHT.

“Saya sangat berharap  penyaluran BLT bisa tepat sasaran sesuai dengan ketentuan yang ada,” beber Bung Karna.

Sebagai informasi tambahan, BLT DBHCHT ini diberikan tiga bulan sekaligus, yakni bulan Oktober, November dan Desember sebesar Rp 900 ribu tiap penerima manfaat. Setiap bulan mereka menerima Rp 300 ribu. (dra/usy/pro)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *