Dinkes Situbondo Alokasikan Anggaran DBHCHT untuk Tekan Stunting, Penderita Gizi Buruk dan Jamban

SITUBONDO, BUMIAKTUAL – Dinas Kesehatan Kabupaten Situbondo mendapatkan alokasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) miliaran rupiah.

Dana jumbo tersebut akan dialokasikan ke berbagai kegiatan kemasyarakatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Situbondo, dr Shandy Hendrayono menerangkan, ada lima kegiatan yang akan dilaksanakan.

“Semoga berbagai kegiatan yang bersumber dari anggaran DBHCHT ini akan  betul-betul dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Situbondo,” jelas Shandy.

Dengan begitu, akan menjadikan kota Situbondo yang sehat, serta masyarakatnya juga sehat.

Mulai dari penurunan angka Prevalensi Stunting, berupa Pemberian Makanan Tambahan (PMT).

Targetnya untuk anak usia dini tingkat Taman Kanak-kanak sebanyak 4.329 anak dengan anggaran sebesar Rp 214 879 000,-

Kemudian, pemberian makanan tambahan untuk balita gizi buruk, berupa suplemen parenteral dengan anggaran sebesar Rp 135.120.774,-

Targetnya ini menyasar kepada anak penderita gizi buruk yang di rawat terus menerus.

Selain itu juga, anggaran yang bersumber dari DBHCHT juga akan diperuntukkan untuk pengadaan Jamban sebanyak 197 unit tersebar di 16 desa  dengan jumlah anggaran Rp 767.000.000,-

Ke-empat, untuk program Sehati (Sehat Gratis) sebesar Rp 5 miliar.

Terakhir, untuk pembinaan Kota Sehat, Rp 200 juta dalam bentuk kampanye sembilan tatanan sehat.

“Yang dimaksud sembilan tatanan sehat itu meliputi salah satunya, terutama pada tatanan yang tergolong harus ada di lingkungan hidup, termasuk persoalan limbah dan memasifkan pembangunan septic tank untuk mengakselerasi Open Defecation Free (ODF) 100 persen,” terang Shandy.

Dari berbagai kegiatan itu ke depan diharapkan, benar – benar menjadi motivasi agar semua elemen bisa selalu memperhatikan kesehatan masyarakat. (dra/usy/pro)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *